close
Sosial Budaya

47 anak punk terjaring, Wihaji minta razia lebih manusiawi

anak punk batang
Anak-anak jalanan yang terjaring razia di Batang mendaptkan pembinaan dan menandatangani surat pernyataan tidak akan kembali lagi ke jalanan. Foto: Istimewa

Batang, Wartadesa. – Sebanyak 47 anak terjaring razia anak punk yang digelar Satpol PP Batang. Setelah diberi pembekalan, anak-anak punk itu, Kamis (12/03) menandatangani surat perjanjian untuk tidak kembali ke jalanan.

Razia dilakukan lantaran warga Kabupaten Batang mulai resah dengan banyaknya anak punk dari berbagai wilayah yang berada di beberapa titik di Batang Kota. Mereka meminta Wihaji, Bupati Batang  untuk melakukan razia.

“Saya menerima banyak laporan dari warga dan guru, untuk menindaklanjuti itu saya perintahkan Satpol PP berkoordinasi dengan Polres melakukan razia,” tutur Bupati Batang, Wihaji, Jumat (13/03).

Namun demikian Wihaji meminta agar razia anak-anak jalanan dilakukan secara lebih manusiawi.”Anak punk juga manusia, maka harus diberikan arahan dan dilakukan pembinaan, tapi kalau tiga kali ketangkap razia, kita akan melakukan tindakan tegas,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Batang Sri Purwaningsih menjelaskan operasi yustisi anak punk sudah dilakukan sebanyak lima kali pada tahun ini, yang terjaring ada 47 anak.

“Dari 47 anak punk terjaring operasi yustisi 17 anak asal Batang, lainya dari berbagai daerah seperti Solo, Semarang dan daerah lain,” jelasnya.

Sri Purwaningsih mengatakan anak – anak yang terjaring razia sebagian dibawa ke Dinas Sosial Provinsi melalui Dinas Sosial Kabupaten Batang.

Beberapa ada yang membuat surat pernyataan untuk tidak kembali menjadi anak punk. “Anak punk mendapatkan rehabilitasi dan dibekali keterampilan. Beberapa anak malah tidak mau pulang. Untuk membersihakan anak punk yang ada di Batang, kami siap bekoordinasi dengan Polres,” ujar Sri Purwaningsih. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : anak jalanananak punkBatangrazia anak punk