close
telegram-messenger-aplikasi-alternatif-whatsapp

Batang, Wartadesa. – Sosial media bisa berubah menjadi musibah bagi seseorang. Seperti yang dialami oleh Nasoha, warga Blado Kecamatan Blado Kabupaten Batang Jawa Tengah yang mempunyai usaha counter HP dan deposit pulsa Bigencell Batang. Dua kali dirinya dibobol oleh pengguna telegram nomor +6282262124467 hingga mengalami kerugian sebesar Rp. 9,5 juta.

Kepada Wartadesa, Nasoha mengungkapkan bahwa awalnya, nomor +6282262124467 berkali-kali minta konfirmasi pertemanan di telegram. “Ada nomer hape yang masuk, dan si nomer hape tersebut, akhirnya masuk otomatis ke akun telegram saya,” tuturnya.

isi pesan penipuan dari akun pengguna telegram

Setelah masuk dalam jaringan telegram, Nasoha melanjutkan, akun tersebut minta verifikasi agen, “Yth. Agen, Harap verifikasi ulang telegram Anda supaya tidak terblokir dari server pulsa. Kode verifikasi telah kami kirim ke telegram, Ketik VER.KODE 5digit krm ke CENTER ini.” isi pesan singkat telegram akun tersebut.

“Terus ndilalah saya mengikuti (pesan) nya. Dan sipemilik nomer hape tersebut akhirnya masuk otomatis ke akun telegram saya, dan langsung saja, nomer itu melakukan transaksi via telegram, dan menghabiskan deposit pulsa saya,” lanjut Nasoha.

Nasoha mengaku dua kali tertipu dengan akun tersebut, “Kena lagi aku pak, Kemarin tiga juta hari ini 6,5 juta,” ujarnya Sabtu (22/7).

Terkait kejadian tersebut, Nasoha berharap hanya dirinya saja yang mengalami penipuan melalui pesan telegram, dia berpesan agar pengguna media sosial berhati-hati, apalagi kalau harus bertransaksi melalui media sosial.

“Kepada semua pengguna telegram, atau aplikasi lain, jangan mudah percaya pada sms yang  tidak dikenal, mending bertanya dulu kebenaran sms tersebut, sebelum kita di bobol uang maupun deposit-deposit lain,” pungkasnya. (Bono)

 

Tags : penipuan via aplikasi telegram