close
bedak
image source: iheartnaptime.net

Semarang – Feminesia. Aroma bedak tabur untuk bayi yang kental dengan hint cotton yang lembut dan mild seringkali membuat kita betah berlama-lama mencium pipi bayi yang masih belepotan bedak. Kandungan zat tertentu dalam bedak bayi seperti ekstrak chamomile memang memberi efek menenangkan. Tidak heran kita menjadi lebih relaks dan nyaman jika mencium bau bayi.

Selain berfungsi sebagai penambah aroma yang menyenangkan, bedak tabur bayi dipercaya dapat menyerap kelembaban dan mencegah biang keringat. Beberapa orang mungkin sensitif dengan bedak tabur ini karena dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Sehingga, penting bagi mommies untuk mengenali sensitivitas kulit buah hati sehingga reaksi alergi dari zat apapun, bukan hanya bedak, dapat dicegah.

Kelahiran buah hati sering membawa rejeki, berupa buah tangan dari orang-orang terdekat. Bedak tabur botolan ini sering menjadi penghuni dalam hadiah sampai menumpuk. Bingung mau diapakan, moms? Simak tips berikut, karena fungsinya ternyata lebih banyak dari yang diiklankan di layar kaca!

1. Untuk Setting Alas Bedak dan Riasan Lengkap
Setelah alas bedak diaplikasikan, sapukan bedak bayi tipis-tipis menggunakan kuas untuk hasil yang lebih kuat, tahan lama dan matte. Atau pakai bedak bayi setelah riasan dasar selesai, hasilnya akan lebih menyatu dan cerah karena efek translucent pada bedak berwarna putih ini. Karena kemampuan menyerap cairan dari bedak bayi, wajah akan menjadi tidak mudah berkeringat. Minyak yang muncul setelah beberapa waktu dapat dihilangkan dengan mudah menggunakan kertas penyerap atau tisu.

2. Pencegah Bau Kaki
Ada yang punya masalah dengan bau kaki? Keringat berlebih, kelembaban tinggi dalam sepatu dan bakteri yang bersatu akan menghancurkan hari Anda dengan bau yang nauzubillah. Pencegahannya cukup dengan menaburkan bedak bayi di dalam sepatu sebanyak kurang lebih dua sendok makan, tergantung level keringat yang dihasilkan.
Ini juga bisa dilakukan pada pasien infeksi kuku kaki yang tidak boleh terkena lembab. Bedak bayi akan menyerap kelembaban itu dan menjaga kaki tetap kering bahkan setelah seharian memakai sepatu. Bakteri akan sulit berkembang dan infeksi tidak akan menjadi semakin parah.

3. Deodoran Ringan untuk Harian
Memakai bedak bayi untuk deodoran di hari yang tidak terlalu padat aktivitasnya akan menjaga ketiak tetap kering dan bebas bau. Zat aktif dalam deodoran memang lebih ampuh, tetapi kulit kita juga punya hak untuk beristirahat dari kejamnya zat kimia, kan?

4. Solusi Rambut Lepek
Minyak berlebih di kulit kepala dan rambut juga bisa diatasi si wangi ini. Taburkan sedikir di pangkal rambut, ratakan dengan jari kemudian sisir dengan rapi. Minyak yang berkurang akan mengembalikan volume mahkota wanita dan mengurangi kesan lepek dan kucel.

5. Pengusir Semut Nakal
Ada yang tidak sengaja menumpahkan teh manis di lantai. Pasukan pemburu manis-manis langsung merubung. Setelah dilap, masih datang juga? Taburi sedikit bedak dan ratakan, maka semut akan enggan berkumpul. Tapi jangan lupa dipel, ya. Cara ini untuk kondisi darurat saja.

Pilihan bedak bayi yang beragam membuat kita harus bijak memilih bedak mana yang paling baik untuk kita pakai, ya, mommies. Jangan sampai memicu reaksi alergi. Hindari juga memakai bedak kadaluarsa hanya karena “sayang nggak dipake”. It’s a big no for smart moms. ~ Miranda

Tags : bau kakibau sepatubayiBedakbedak taburcantenganfoundation awethematinfeksi kuku kakioil controlrambut lepektaburtalctips

Leave a Response