close
sebelum demo

Pemalang, Wartadesa. – Beberapa jam lalu, di media sosial bertebaran informasi adanya selebaran akan ada demo yang dilakukan oleh sopir angkot, angkudes, ojek pangkalan, tukang becak dan lainnya.

Selebaran dengan kop surat dari Aliansi Masyarakat Transportasi Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah ini berisi tiga selebaran, yakni surat pembertahuan aksi demo yang akan digelar Jum’at (09/02) pukul 13.00 WIB, pernyataan sikap dari aliansi dan surat permohoanan dukungan dana untuk aksi tersebut.

Ketiga surat tersebut ditandatangani oleh Koordinator Aksi, Andi Rustono.  Pada surat pembertahuan aksi, surat tersebut ditujukan kepada Kapolres Pemalang dengan carbon copy (cc) ke Kasat Intelkam. Aksi akan diikuti oleh 443 orang dengan rute, Stadion Mukhtar ke Gedung DPRD Pemalang, untuk melakukan audiensi dengan pihak dewan, kepolisian dan dinas perhubungan setempat.

Sementara untuk selebaran pernyataan dan tuntutan aksi oleh Masyarakat Transportasi Kebupaten Pemalang berisi, pertama, segera lakukan penertiban dan penindakan secara hukum terhadap angkutan berbasis online atau angkutan konvensional sweeping dan perang terbuka

Kedua, Bus tiga perempat, elp, koperanda, angkutan kota, lakukan mogok massal dalam waktu dekat tanpa pembertahuan lebih dahulu. Dan ketiga, kaji ulang kembali bus-bus besar yang mangkal di Terminal Belik, Randudongkal, dan tempat lain yang tidak sesuai aturan.

Ketiga selebaran atau surat yang diunggah di sebuah grub tersebut, saat berita ini ditulis masih menjadi bahan diskusi seru. (Eva Abdullah)

Tags : aksi demo tolak ojek onlineselebaran demo