close
Sosial Budaya

Bupati Pekalongan: Segera tulis sejarah Mbah Gendon

16522416_981176838686040_1682550914_o

Kesesi, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi meminta masyarakat membukukan sejarah Mbah Gendon. Tokoh pejuang dan ulama kharismatik bumi Bahurekso, dengan nama asli Muhammad Ashral. Demikian disampaikan dalam sambutan khoul Mbah Gendon, Ahad (05/02).

[dropcap type=”background”]Baca: Ribuan Warga Padati Khoul Mbah Gendon Kesesi[/dropcap]

” Kami minta panitia segera mengumpulkan cerita lisan (verbal) tentang sejarah Mbah Gendon, yang nantinya segera dibukukan. Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah supaya masyarakat dan generasi muda kebih mudah untuk mengetahui sejarah atau Rirayat Mbah Gendon.” Ucap Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi dalam sambutanya diacara khoul Mbah Gendon Kesesi.

Dilokasi yang sama, Panitia Khoul melalui Bahrudin mengucapkan terima kasih kepada semua yang berkenan hadir,
“Kami selaku panitia Khaoul Mbah Gendon yang ke – 58 ini sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelengarakan acara dan kegiatan. Dengan membludakya pengunyung, apabila ada kekurangan kami minta maaf yang sebesar-besarnya,” kata Bahrudin.

Dalam acara tersebut nampak pula dihadiri oleh Jajaran Pemerintah Kecamatan Kesesi, Koramil, Kepolisian setempat dan beberapa Tokoh Ulama. ***(Onik)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Haul Mbah Gendon KesesiKhoul Mbah Gendon Kesesi