close

Kesehatan

KesehatanLayanan Publik

Tambah sembilan orang positif Korona, total 103 di Kabupaten Pemalang

kasus korona pemalang

Keterangan Foto: Data pantauan Covid-19 Kabupaten Pemalang hingga Senin (03/08). Foto: https://infocorona.pemalangkab.go.id/

Pemalang, Wartadesa. – Kasus positif Korona (Covid-19) hingga Senin (03/08) di Kota Ikhlas sebanyak 103 dengan rincian 43 orang dirawat, 53 sembuh dan 7 orang meninggal, setelah petugas yang berwenang mengumumkan penambahan 9 kasus baru.

Juru Bicara Penanganan Covid 19 Kabupaten Pemalang, Tutuko Raharjo mengungkapkan bahwa sembilan orang terkonfirmasi positif tersebut hasil tracing yang dilakukan pihaknya pada 22-31 Juli 2020 kepada orang orang yang diduga pernah melakukan kontak fisik dengan pasien yang terpapar virus Covid-19.

Tutuko menyebut, pihaknya telah melakukan rapid tes kepada 3 ribu orang dengan melanjutkan swab tes yang reaktif.

Sembilan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah ESH (56), perempuan warga Kecamatan Petarukan; K (73), laki laki warga Kecamatan Taman; K (57), laki laki warga Kecamatan Bantarbolang; TR (50), laki-laki warga Kecamatan Ulujami; SL (16), warga Petarukan, RWI perempuan warga Kecamatan Petarukan; KAS (21), laki-laki warga Kecamatan Bodeh; ITE (27), perempuan warga Kecamatan Bodeh, dan P (49) perempuan warga KecamatanWarga dan jecamtawKecamatan Ulujami.

“Dari jumlah itu, P warga Ulujami telah meninggal pagi tadi dan telah dimakamkan prosedur Covid-19. Sþ6elain itu menurut informasi pada 30 Juli kemarin juga terdapat satu orang meninggal dunia inisial N umur 66 tahun warga Kecamatan Comal,” kata Tutuko dalam jumpa pers di Posko Covid-19 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Pemalang.

Selain itu, Tutuko juga mengumumkan dua orang sembuh, yakni  inisial EKA (27), laki-laki warga Kecamatan Bantarbolang , dan inisial P (44) perempuan warga Kecamatan Taman.

“Dengan masih adanya penambahan warga yang terkonfirmasi positif Korona, diharapkan semua pihak dapat lebih waspada dan taat melaksanakan protokol kesehatan, dengan cara jaga jarak fisik, selalu cuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker,” kata Tutuko. (Eva Abdullah)

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Empat anggota DPRD Kabupaten Pemalang positif Korona, kantor dilockdown

gedung dprd pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Kantor DPRD Kabupaten Pemalang dilockdown (ditutup) hingga tanggal 13 Agustus 2020 menyusul empat anggotanya terpapar virus Korona (Covid-19). Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Satgas Lawan Covid-19 DPRD Pemalang, Fahmi Hakim.

Fahmi mengungkapkan bahwa berdasarkan surat Ketua DPRD Pemalang nomor 177.6/2377 tanggal 30 Juli 2020 tentang Penghentian Sementara Kegiatan DPRD. “Sebelumnya diumumkan dua orang anggota DPRD terpapar, kini jumlah yang terpapar bertambah dua lagi menjadi empat orang,” kata Fahmi.

Menurut Fahmi, anggota DPRD yang terpapar virus asal Wuhan, Negeri Tirai Bambu ini kebanyakan berasal dari Komisi B karena mobilitas mereka yang cukup tinggi.

Fahmi melanjutkan, adanya tambahan dua anggota DPRD positif Korona, hingga Ahad (02/08) belum secara resmi diumumkan karena konferensi pers biasanya dilakukan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pemalang.

Pada Kamis (30/7) kemarin dalam konferensi pers disampaikan tambahan tujuh orang positif Covid-19 namun belum termasuk tambahan baru dari klaster DPRD. Sementara itu konferensi pers yang sedianya akan dilaksanakan Sabtu (1/8) di RSUD Ashari oleh Bupati Pemalang, Junaedi batal diselenggarakan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Mardiyanto mengatakan adanya tambahan pasien positif Korona dari klaster DPRD dua diantaranya anggota DPRD. Antara lain berinisial K dan TR. Keduanya menjalani perawatan di rumah sakit. (Eva Abdullah)

Berita terkait:

 

Ujianto, anggota DPRD Kabupaten Pemalang yang terpapar Korona, berpulang

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikPendidikan

Sekolah tatap muka bakal dibuka Senin besok

dindik batang

Batang, Wartadesa. – Meski masih menyisakan zona merah di 16 Desa/Kelurahan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Jawa Tengah bakal memberlakukan pembelajaran tatap muka untuk jenjang Sekolah Dasar sederajad, mulai Senin (03/08) besok.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Achmad Taufiq, Jum’at (31/07) mengatakan bahwa data dari Dinkes Batang, 16 desa/kelurahan yang masih masuk zona merah, yaitu Desa Sidorejo dan Desa Pandansari, Kecamatan Warungasem, Kelurahan Kauman, Kasepuhan, dan Desa Cepoko Kuning, Kecamatan Batang.

Selanjutnya, Desa Kuripan dan Desa Clapar Kecamatan Subah, dan Desa Amongrogo dan Donorejo Kecamatan Limpung. Desa Bawang, Desa Candirejo dan Desa Candigugur, Kecamatan Bawang, Desa Wates Kecamatan Wonotunggal, Desa Tegalsari Kecamatan Kandeman, dan Desa Jrakahpayung Kecamatan Tulis.

Menurut Taufiq, SD yang diperbolehkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka adalah sekolah yang berada di zona hijau, sedang SD yang berada di zona merah menunggu kondisi di wilayahnya masuk zona hijau.

“Kendati demikian, tidak semua SD diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka, khususnya sekolah yang berada di zona merah,” tutur Taufiq.

Bagi wilayah yang masih masuk zona merah Covid-19, Taufiq mengatakan, pihaknya akan menerapkan pembelajaran siswa SD dengan metode jarak jauh.

Seperti dilansir dari Antara, Taufiq mengungkapkan, pembelajaran tatap muka akan diberlakukan untuk kelas 2 SD dan kelas 6 SD sedang siswa kelas satu diberlakukan dengan cara model sekolah di rumah dimana guru akan memberikan materi dan pembelajaran ke rumah secara berkelompok.

“Hal yang penting, orang tua siswa harus tetap mengawasi aktivitas anak baik saat belajar tatap muka di sekolah maupun ketika pembelajaran daring di rumah. Tentunya, mereka juga harus mematuhi dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan,” tutupnya. [Sumber: Antara]

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Ujianto, anggota DPRD Kabupaten Pemalang yang terpapar Korona, berpulang

ujianto

Pemalang, Wartadesa. –  Kabar duka, anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Ujianto MR, meninggal pada Kamis (30/07) pulul 15.00 WIB, setelah sebelumnya dinyatakan positif Korona (Covid-19).

UJianto sempat menjalani perawatan di RSUD dr M Ashari Pemalang bersama NR anggota DPRD lainnya.

Juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo membenarkan meninggalnya Ujianto MR setelah menjalani perawatan di RSUD M.Ashari, ” Ya benar, meninggal sore ini di dr RSUD M Ashari Pemalang,” kata Tutuko.

Ujianto merupakan kader Partai Golkar setelah hampir dua pekan berjuang melawan keganasan Covid-19. (Eva Abdullah)

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Satu keluarga di Kecamatan Karangdadap positif Korona

ilustrasi_corona

Kajen, Wartadesa. – Dua pekan kabar melalui media sosial berseliweran terkait satu keluarga yang reaktif Covid-19, hari ini terjawab sudah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwiantoro, mengatakan ada penambahan klaster baru, yakni di Kecamatan Karangdadap dan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

“Untuk klaster Kecamatan Karangdadap terdiri atas lima orang dalam satu keluarga dan dua orang lainnya dalam satu kampung dengan keluarga itu. Ini kluster baru di dalam keluarga atau penularan di dalam keluarga. Bukan dari pemudik, namun penularannya sudah bersifat lokal. Kita harus lebih waspada lagi,” ujar Setiawan, Senin (27/07).

Penambahan klaster kecamatan tersebut, masih menurut Setiwan, merupakan hasil tracking yang dilakukan dinas terkait. “Semua yang kontak erat dengan suspek kita lakukan swab. Pertama kita lakukan rapid. Rapidnya reaktif, kita lakukan swab. Alhamdulillah dari swab ini bisa terdeteksi semua jika di daerah tersebut ada kasus,” lanjut Setiawan.

Setiawan mengatakan bahwa untuk klaster Wiradesa terdapat empat kasus, yakni, Ketua DPRD dan suami, ditambah ajudan dan sopir.

Kasus lainnya di Wiradesa yanki  seorang guru SD yang berdomisili di Kecamatan Wiradesa dan mengajar di Kecamatan Siwalan terkonfirmasi positif Covid-19.

dikonfirmasi kemarin, membenarkan ada penambahan kasus positif Covid-19 yang cukup signifikan. Menurutnya, hingga kemarin secara akumulasi ada 44 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan rincian, 18 orang dirawat, 12 orang sembuh, 12 orang menjalani isolasi mandiri, dan 2 orang meninggal dunia.

Hingga Senin kemarin, lanjut Setiawan, total 44 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pekalongan,  terdiri dari 18 orang dirawat, 12 orang sembuh, 12 orang menjalani isolasi mandiri, dan 2 orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kasus Covid-19 terus naik, 14 keluarga di Batang ‘Lockdown’

wihaji

Batang, Wartadesa. – 14 warga Batang diisolasi (lockdown) selama empat belas hari lantaran positif Korona (Covid-19). Hal tersebut menurut Wihaji, Bupati Batang, merupakan upaya untuk menerapkan program zero Covid-19 di wilayahnya.

Wihaji menyebut, hingga saat ini, total warga Batang yang positif Korona sebanyak 91 orang, dengan rincian  meninggal dunia 8 orang, dirawat 22 orang dan sembuh 61 orang.

“14 keluarga positif sudah kita isolasi dengan cara lockdown selama 14 hari. Dan untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari, kita memberikan bantuan berupa sembako dan juga yang Rp1 juta setiap bulanya,” ungkap Bupati Wihaji, Senin (27/07).

Wihaji berpesan kepada 14 keluarga yang positif Covid-19 untuk tidak menerima tamu dan keluar rumah. “Untuk penyebaran virus corona sendiri tidak ada klaster baru, namun tertular dari pasien yang sebelumnya sudah terpapar. Dan hampir 90 persen yang positif orang tangpa gejala (OTG),” jelasnya.

Untuk mendisiplinkan masyarakat dimasa adaptasi kebiasaan baru, Bupati Wihaji akan lebih memilih sanksi sosial agar masyarakat lebih disiplin guna antisipasi penularan covid-19.

“Masyarakat Batang wajib menggunakan masker atau face shield, cuci tangan dan physical distancing. Dan kami sedang bikin peraturan bupati untuk mengatur sanksi sosial, aturan itu termasuk dalam program zero Covid-19,” tandas Wihaji. (Eva Abdullah)

 

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Jumlah positif Covid-19 Kabupaten Pemalang bertambah, Satpol PP dan Dua dewan pun kena

tutuko

Pemalang, Wartadesa. –  Total kasus positif di Pemalang kini menjadi 83 orang, terdiri dari 40 pasien sembuh, 40 pasien lainnya masih dirawat dan 3 orang meninggal dunia. Selain itu, Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang mengumumkan bahwa Kepala Satpol PP dan dua anggota DPRD Pemalang dinyatakan positif Covid-19. Saat ini, ketiganya menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit.

“Kembali kami informasikan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, WS (50) laki-laki Kecamatan Pemalang, NH (54) perempuan Kecamatan Pemalang, dan UMR (59) Kecamatan Petarukan,” kata Tutuko dalam siaran persnya, Kamis (23/7) malam.

Tutuko membenarkan bahwa inisial diatas merupakan pejabat dan wakil rakyat yang pernah memiliki riwayat kontak dengan pasien Korona sebelumnya.

WS atau Wahyu Sukarno diketahui adalah Kepala Satpol PP Pemalang, sementara NH (Nur Hidayah) merupakan anggota DPRD Pemalang dari partai PKB, serta UMR (Ujianto Mugi Raharjo) yang juga anggota dewan dari partai Golkar.

Tutuko juga menyebutkan terdapat penambahan tiga orang lainnya yang terpapar virus corona. Yaitu BPW (37) seorang ASN di lingkungan Pemkab Pemalang, dan dua warga sipil berinisial T (51) dari Bodeh dan US (41) laki-laki Kecamatan Pemalang.  (Eva Abdullah)

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kasus Korona Pemalang, ribuan orang jalani rapid, 180 orang swab tes

tutuko
  • 12 orang dinyatakan reaktif, 54 Kades/Lurah tak datang

Pemalang, Wartadesa. – Seribu orang ASN di lingkungan Pemkab Pemalang, TNI-Polri, Lurah dan Kades serta warga Kota Ikhlas menjalani rapid tes dalam dua hari ini, paska Bupati Pemalang, Junaedi dan istri dinyatakan positif Covid-19. Meski demikian 54 Kepala Desa dan Kepala Kelurahan tidak hadir dalam rapid tes tersebut.

Tutuko Raharjo, Juru Bicara Penanggulanan Covid-19 Pemalang mengatakan bahwa 12 orang kepala desa dinyatakan reaktif. Sementara 45 kades dan 9 lurah  tidak hadir mengikuti rapid tes. “Untuk hasilnya beberapa reaktif, dan dilanjutkan swab,” ujar Tutuko, Kamis (23/7).

Tutuko merinci, 12 orang yang hasil rapid tesnya rekatif terdiri dari empat orang dari ASN dan non ASN pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan delapan orang dari pihak Kades dan istri dari Desa Gunungbatu Kecamatan Bodeh, Desa Petanjungan Kec Petarukan, Desa Banglarangan, Kecamatan Ampelgading, Desa Kedungbanjar Kecamatan Taman, Desa Mengori Kecamatan Pemalang, Desa Banjarmulya Kecanatan Pemalang, Desa Purana Kecamatan Bantarbolang, dan Desa Plakaran Kecamatan Moga.

“Untuk kepentingan kode etik nama nama yang reaktif tidak kami ssbutkan. Tetapi berharap akan bisa meneruskan test swab,” kata Tutuko.

Selain itu, hari ini, sebanyak 180 orang juga menjalani uji swab. Pengambilan sampel lendir untuk mendeteksi virus Korona di halaman Gedung DPRD Pemalang. “Untuk swab hasilnya masih menunggu,” lanjut Tutuko.

Diketahui, jumlah total kasus positif Covid-19 di Pemalang 77 orang, sembuh 39, masih dirawat 35 pasien, dan meninggal 3 orang.

Tetuko berharap, masyarakat Pemalang dalam menjani kehidupan baru pada pandemi Covid-19 ini agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker. (Eva Abdullah)

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Bupati Pemalang dan istri terpapar Covid-19

tutuko

Pemalang, Wartadesa. – Bupati Pemalang Junaedi dan isterinya Irna Setyawati yang juga anggota DPRD Jateng serta dua pejabat eselon II dinyatakan positif terpapar Covid-19. Kabar tersebut disampaikan setelah hasil uji lab Swab tes.

“Ya benar, setelah dilakukan swab tes hasilnya positif,” ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penaggulangan Covid-19 Pemalang, Tutuko Rahardjo, Selasa malam (21/07).

Junaedi dan istri, saat ini menjalani perawatan dan karantina di RSUD dr M. Ashari Pemalang.

Pejabat lain yang terkonfirmasi terpapar Korona yakni, Sekretaris Daerah (Sekda), M Arifin, dan BS yang merupakan Kepala Badan.

Menutur Tutuko, ‘Pejabat Teras’ yang terpapar Korona tersebut mempunyai mobilitas yang tinggi dan masih melakukan aktivitas bersama Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang.  “Orang- orang ini mempunyai mobilitas yang tinggi dalam keseharian bahkan sampai hari ini pun beliau-beliau masih melakukan aktifitas bersama dengan Gugus Tugas dan hari ini beliau-beliau juga memberikan arahan kepada kita semua,” ujarnya.

Hingga saat ini, data Covid-19 Kabupaten Pemalang menjadi  77 orang positif terdiri atas pasien sembuh 39, dirawat 35 dan meninggal tiga orang. Dari jumlah tersebut ada 16 orang bukan warga Kabupaten Pemalang. (Eva Abdullah)

selengkapnya
Kesehatan

Korban keracunan ikan tongkol di Randudongkal terus bertambah

keracunan

Pemalang, Wartadesa. – Data warga Kecamatan Randudongkal, Pemalang yang diduga keracunan makanan setelah mengkonsumsi ikan tongkol dari bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)–wartadesa sebelumnya menulis BPNT, terus bertambah hingga ratusan orang.

Ratusan warga tersebut terdiri dari dari enam desa, yakni Desa Semaya, Kejen, Kalitorong dan Desa Kreyo, seluruhnya di Kecamatan Randudongkal, Pemalang. Mereka terus berdatagan ke sejumlah rumah sakit dan Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Dilansir dari Puskapik, Suratmi, salah seorang korban keracunan mengungkapkan bahwa bantuan lauk ikan tongkol tersebut diterima pada Senin siang. “Kami yang menerima kemudian dimasak berbagai macam, ada yang digoreng, ditumis juga dan lainnya. Setelah makan, merasakan pusing, mual juga muntah, muntah, lemas bahkan ada yang pingsan, “ tuturnya.

Sejumlah warga yang dilarikan ke RS Mardhatillah dan Puskesmas Randudongkal kondisinya masih lemas, pusing dan muntah-muntah. “Saat ini rasanya masih lemas, pusing dan mual. Pada saat makan tidak merasakan keanehan, ikan juga tidak busuk atau tidak berbau aneh, namun setelah makan satu potong rasanya kepala dan perut sakit sekali ,” jelas Ani Kusanti, korban keracunan.

Sedikitnya 20 orang korban dirawat di RS Mardhatillah dan 30 orang dirawat di Puskesmas Randudongkal. Sementara puluhan lainnya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Camat Randudongkal, Sis Muhammad, hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan resmi. (Dirangkum dari berbagai sumber)

Berita terkait:

Konsumsi ikan tongkol BPNT, warga Kalitorang keracunan massal

selengkapnya