close

Layanan Publik

BencanaLayanan Publik

Retak Sejak Musim Penghujan Lalu, Tebing Jalan di Lebakbarang Longsor

longsor lebakbarang

Lebakbarang, Wartadesa. – Tebing yang juga menjadi badan jalan permukiman warga di Desa Depok arah dukuh Gunungsari longsor, Senin (22/08/2022) subuh pagi pukul 04.00 WIB. Informasi ini disampaikan oleh Nanik, warga desa setempat.

Menurut keterangan Nanik, tebing badan jalan yang longsor sudah retak sejak musim penghujan pada bulan September tahun lalu.

Tebing setinggi 20 meter dengan panjang 15 meter dan lebar 1,5 meter runtuh. Akibatnya area jalan tertutup total oleh material longsor. Selain itu, aset desa berupa senderan (bronjong), pagar pengaman jalan dan pagar pintu milik warga runtuh.

“Kerugian aset bangunan desa berupa badan jalan, senderan, pagar pengaman dan badan jalan,  serta pagar pintu gerbang bapak saya, pak Ribud Daryono ikut roboh,” tutur Nanik, Senin (22/08/2022).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Lanjut Nanik.

Hingga pagi jelang siang tadi, masih menurut Nanik, aktivitas warga terganggu lantaran jalan tidak bisa dilewati moda transportasi apapun, termasuk pelajar, tidak bisa melewati ruas jalan tersebut.

Warga kemudian bergotong-royong membersihkan material longsor. Pantauan pewarta Warta Desa, ruas jalan sudah dapat dilalui pada sore ini. (Eva Abdullah/Budi R Setiawan)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Layanan PublikSosial Budaya

Jalan Kurinci Ditertibkan, Lapak Kakilima Hanya Di Sisi Barat

kurinci

Kota Pekalongan, Wartadesa. – Pedagang kakilima yang berada di sisi Timur ruas Jalan Kurinci Kota Pekalongan ditertibkan oleh petugas Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan (Satpol P3KP) kemarin. Mereka diminta menggelar lapaknya di bagian Barat ruas jalan. Kemarin.

“Untuk jalan kurinci sesuai regulasi, yang bisa digunakan untuk penempatan lapak mereka di sisi barat, yang membuka lapak di sisi timur kita arahkan untuk membuka lapak di sisi barat,” tutur Kepala Satpol P3KP, Sriyana melalui kabid ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan masyarakat, Sugeng Haryadi.

Menurut Sugeng, penertiban pedagang kakilima tersebut untuk mewujudkan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum guna kelancaran arus lalu lintas serta kenyaman bagi pengguna jalan.

“Sesuai peraturan sebenarnya pedagang hanya bisa menggunakan trotoar tapi selama ini mereka banyak menggunakan sampai ke jalan, untuk itu kita berikan bimbingan dan edukasi kepada mereka untuk ikut berpartisipasi mendukung pemkot penyelenggaraan ketertiban dan ketentraman,” tambah Sugeng.

Upaya penertiban para pedagang yang dilakukan secara persuasif tersebut ditujukan bagi pedagang yang tidak meninggalkan gerobak atau lapak. Bagi pedagang yang meninggalkan lapak tanpa dibongkar akan diberikan stiker pelanggaran.

“Beberapa tempat banyak lapak yang ditinggal, kita lakukan penempelan stiker pelanggaran agar mereka tahu terkait regulasi itu, tidak boleh meninggalkan lapaknya, kalau sampai batas waktu tidak mereka patuhi, terpaksa akan kita amankan dan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait,” pungkas Sugeng. (Buono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya
Layanan PublikOlahraga

Beredar Leaflet “Protes” di SWMK Kedungwuni

SAM_4245

Kedungwuni, Wartadesa. – Puluhan leaflet berisi kekecewaan dari pecinta sepak bola Kota Santri tertempel di pintu masuk stadion widya manggala krida (SWMK) Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jum’at 15 Juli 2022.

Leaflet bertuliskan Persekap Till I Die Takkan Berhenti dan Takkan Terganti, Kabupaten Pekalogan Butuh Sepak Bola Bukan Politik Citra dan lain sebagainya, Kabupaten Pekalongan Darurat Sepakbola, Halo Ibu Bupati Liga Wis Meh Tapuk tapi Persekap Kok Iseh Turu Wae!!!,dan Stadion Mangkrak Persekap Ora Karuan Seh Niat Poa Asline!!!

Dari video yang dikirimkan oleh narasumber yang tidak bersedia disebutkan identitasnya, aksi penempelan leaflet tersebut dilakukan pada malam atau dinihari. Dalam video tersebut terlihat beperapa pemuda menempel puluhan poster di area pintu masuk SWMK.

Video Aksi: Lihat Disini

Narasumber saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa protes tersebut intinya, meminta Bupati Pekalongan, Fadia untuk lebih serius memperhatikan Persekap dalam gelaran Liga 3 PSSI yang sudah didepan mata. Selain itu protes agar Pemkab Pekalongan segera memperbaiki fasilitas stadion kebanggaan wong ngkalongan itu.

Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra yang kami hubungi melalui pesan Whats App sejak Jum’at siang tanggal 15 Juli 2022, hingga berita ini diturunkan, Sabtu 16 Juli 2022, belum memberikan statemennya terkait persiapan pelaksanaan Liga 3. Pesan yang kami kirimkan hanya centang satu.

Penelusuran dilapangan, dari warga sekitar SWMK, tidak ada satupun yang mengetahui kapan aksi penempelan leaflet tersebut dilakukan. Namun beberapa pecinta sepak bola Kota Santri yang (lagi-lagi) tidak bersedia disebut namanya, mendukung agar Persekap mulai berbenah dan siap-siap menghadapi Liga 3. (Buono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Layanan PublikSeni Budaya

Suporter Persekap Tolak Konser Full Satru Dihelat di SWMK

satru1

Kajen, Wartadesa. – Suporter Persekap Pekalongan menolak acara Konser Full Satru yang bakal dihelat di Stadion Widya Manggala Krida (SWMK) Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, Ahad, 17 Juli 2022. Gelaran tersebut disinyalir akan merusak rumput yang cukup bagus dan fasilitas lainnya yang saat ini sudah rusak. Hal demikian disampaikan oleh Supranoto yang dihubungi via ponsel, siang ini, Senin (11/07/2022).

“Adanya informasi akan digelarnya Konser Full Satru pada timeline media sosial, menandakan bahwa hingga saat ini fasilitas olahraga belum diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan, apalagi acaranya di SWMK yang aktif digunakan warga Kota Santri untuk berolahraga. Bahkan tempat berlangsungnya Liga 3 PSSI, kemarin,” tutur pria yang akrab disapa Sipran ini.

Menurut Sipran, gelaran acara konser pada sarana olahraga menandakan tidak adanya tempat yang representatif bagi acara seni dan budaya di Kota Santri. “Ini menunjukkan ruang berekpresi seni dan budaya warga Pekalongan, masih kurang dan tidak ada tempat yang representatif untuk menggelar acara konser skala besar,” lanjut penggila Persekap ini.

Sipran menambahkan bahwa kekawatiran para suporter laskar Ki Ageng Cempaluk jika konser yang menghadirkan bintang tamu Deny Caknan, Velent Fun dan Evan Loss  tersebut akan merusak rumput SWMK dan fasilitas olahraga lainnya. “Kami menolak jika konser tersebut digelar di SWMK, terus terang kami khawatir akan terjadi kerusakan rumput yang saati ini sudah bagus dan kerusakan fasilitas SWMK lainnya, yang saat ini kondisinya sudah rusak,” tegasnya.

Sipran juga membandingkan dengan Stadion Kridosono Yogyakarta yang sering digunakan buat konser. Menurutnya, stadion tersebut saat ini sudah tidak aktif digunakan untuk bermain sepakbola.

“(Stadion) Kridosono dipakai buat konser karena sudah tidak digunakan untuk bermain sepak bola, terlebih untuk level kompetisi nasional seperti Liga 3. Beda dengan SWMK yang masih menjadi pusat kegiatan olahraga di Kabupaten Pekalongan, terkhusus sepak bola. Jadi, saya harap perizinan penggunaan SWMK untuk konser tidak diberikan, kalaupun sudah kadung diberikan, besar harapan dapat dibatalkan.” Pungkasnya.

Kekhawatiran senada diungkapan Imam Khasani dalam akun media sosialnya. Pria yang akrab disapa Katank Nusantara itu menulis bahwa sangat aneh jika Konser Full Satru dihelat di SWMK.

“… kabar stadion SWMK akan di buat untuk konser musik, hal yang mungkin bagi saya selaku masyarakat pecinta sepakbola lokal ini sangat aneh, karena stadion yang saat ini dengan kualitas rumput yang cukup bagus akan di gunakan untuk koser musik, padahal dalam waktu dekat ini kompetisi LIGA3 JATENG akan segera di gulirkan, tinggal menunggu hasil atau Kongres ASPROV Jateng.” Tulisnya.

Kilas balik gelaran konser di SWMK, masih menurut Katank, pada tahun 2006 lalu, terjadi tragedi yang merenggut korban jiwa, “sedikit kembali dan mengingat sejarah, seingat saya stadion SWMK terkhir di buat untuk konser musik th 2006, artis Ibu Kota dengan menelan korban jiwa 9 (sembilan) orang, tercatat sebagai peristiwa kelam sejarah musik indonesia. Dan SWMK menjadi pemberitaan nasional, tapi bukan karena pretasi olahraga akan-tetapi peristiwa kelam konser musik yang memang seharusnya stadion bola bukan tempat untuk dipergunnakan bagi gelaran musik karena stadion bola WMK kala itu masih sangat minim fasilitas penujang untuk kegiatan-kegiatan semacam itu.” Lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan Dan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan, Bambang Irianto saat dikonfirmasi Warta Desa menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada ijin yang masuk terkait konser tersebut, “sampai sekarang belum ada pihak-pihak  yang datang/mengajukan ijin penggunaan stadion WMK Kedungwuni.” Ujarnya. (Buono)

 

Terkait
Jamu Persekat Tegal, tuan rumah Persekap unggul

Kedungwuni, Wartadesa. - Tim kebanggan warga Kabupaten Pekalongan (Persekap) menjamu tamunya Persekat Kabupaten Tegal di Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni Read more

Menang atas PSISra, ini alasan mundurnya mantan pelatih Persekap Pekalongan

Kedungwuni, Wartadesa. - Tim kebanggaan warga Kota Santri, Persekap Kabupaten Pekalongan mampu menaklukkan PSISra Sragen. Sukses mengulung PSISra (4-0) kemarin Read more

Ribuan santri dan walisantri meriahkan Panggung Gembira IMBS Miftakhul Ulum Pekajangan

Kedungwuni, Wartadesa. - Ribuan walisantri dan santri Pondok Pesanten International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan di Desa Ambokembang Read more

Tebarkan syiar Islam, grup hadroh SMA Islam YMI tampil di Kajen

Kajen, Wartadesa. - Grup Hadroh SMA Islam YMI Wonopringgo, Syauqul Mustofa, kembali tampil dalam pembacaan maulid nabi dan solawat pada Read more

selengkapnya
Layanan PublikOlahraga

Sekda Pekalongan: Kita Serius Siapkan SDM dan Sarpras Olahraga

yulian akbar

Kajen, Wartadesa. – Pemerintah Kota Santri, Pekalongan berjanji akan lebih serius dalam membangun bidang keolahragaan, termasuk penyiapan sumber daya manusia (SDM) dan sarana-prasarana olahraga. Demikian disampaikan oleh Yulian Akbar, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, saat menghadiri Musyawarah Olahraga dan Pembentukan Badan Fungsional Koni, di sebuah rumah makan daerah Karanganyar, Selasa (28/06/2022) lalu.

Menurut Yulian Akbar, pihaknya menargetkan Kabupaten Pekalongan naik tingkat pada kegiatan Porprov 2023. Untuk itu, ia menyebut butuh sinergi bersama agar prestasi olahraga meningkat. “Kita targetkan pada even Porprov 2023 Kota Santri naik tingkat, untuk itu perlu sinergitas bersama agar prestasi olahraga meningkat,” katanya.

Terkait pembentukan Badan Pembinaan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kabupaten Pekalongan, ia meminta waktu satu bulan untuk badan tersebut.  “Beri kami waktu satu bulan untuk membentuk Lembaga ini. Intinya kita sepakat bahwa prestasi olahraga tidak instan harus ada pembinaan diusia dini, yakni pelajar SD dan SMP. Ini akan menjadi energi baru bagi kita untuk membantu meningkatkan prestasi olahraga,” ujar Yulian.

Selain membentuk Bapopsi, dalam kegiatan ini juga dibentuk Badan Pembinaan Olahraga (Bapor) Korpri.  “Ini sesuai dengan arahan Korpri Provinsi Jawa Tengah yang pada beberapa bulan mendatang akan dilaksanakan Porprov Korpri. Setelah kedua Lembaga itu terbentuk kita tidak ingin hanya program saja, namun ada target dan tentu saja anggarannya,” terangnya.

Sementara itu, Destian Nugroho, suporter persekap meminta Bupati Pekalongan, Fadia   untuk memperhatikan squad Laskar Ki Ageng Cempaluk, Persekap Pekalongan. Terutama menyemangati saat laga dan memperbaiki home-base Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni. Demikian disampaikan  saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (29/06/2022).

“Mohon Ibu bupati untuk lebih memperhatikan Persekap. Kalau lebih diurusi Laskar Ki Ageng Cempaluk bisa naik kasta, masuk ke Liga Dua PSSI,” tutur Destian.

Destian yang sebelumnya membaca berita di Warta Desa terkait pembukaan Turnamen Sepakbola DANYONIF 407/ PK Cup IX, Senin (27/6) sore di Lapangan Kompi Senapan C / Yonif 407 PK Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, pun turut berkomentar pada laman media sosial Warta Desa.

“Persekap kae loh buk diurusi, ojo ngurusi tarkam karo turnamen.Persekap mbok urusi iso maju iso munggah liga 2 taun ngarep nyalon maneh cok dadi.” Tulis Destian.

Selain Destian, akun atas nama Bengkong Bae mempertanyakan kondisi Tribun Timur Stadion Widya Manggala Krida yang hingga kini belum juga diselesaikan perbaikannya. “TRIBUN SWMK (GEMEK) GIMNA KABAR NYA,” tulisnya. (Buono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Layanan PublikSosial Budaya

Pemkot Pekalongan Bakal Pasang Label Miskin Penerima PKH

labelisasi miskin

Kota Pekalongan, Wartadesa. – Pemerintah Kota Pekalongan bakal memasang label “miskin” bagi penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bertuliskan “Kami Keluarga Miskin Penerima Bantuan Sosial PKH, Semoga Kami Segera Terbebas dari Kemiskinan”. Label bakal dipasang di tembok datu dinding bagian depan keluarga penerima manfaat (KPM). Demikian, disampaikan oleh Walikota Pekalongan, A. Afzan Arslan Djunaid beberapa waktu lalu.

Menurut Aaf, sapaan akrab Walikota Pekalongan, labelisasi penerima PKH sebagai bentuk transparansi. “Sebagai bentuk transparansi siapa-siapa penerima program PKH ini dilakukan labelisasi atau penempelan sticker pada rumah KPM, sehingga dapat menjadi informasi sekaligus kontrol sosial bahwa keluarga yang bersangkutan tergolong keluarga miskin atau pra sejahtera,” tuturnya saat membuka acara Pertemuan Catur Pilar Tahun 2022 di Aula Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Kamis (30/6/2022).

Aaf juga menyebut bahwa penempelan label “miskin” bertujuan untuk memberikan pesan moral bahwa keluarga yang sudah mampu untuk mengundurkan diri dari KPM PKH. “Bisa saja mereka memang sudah tidak layak menerima bantuan karena keadaannya sudah lebih baik, meningkat menjadi keluarga yang mampu, dan memang ada pesan moral juga dengan labelisasi yang diberikan. Memaksa keluarga yang sudah tidak layak untuk introspeksi dan merasa malu kepada keluarga yang lebih layak diberikan bantuan,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pemberdayaan, Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB), Trieska Herawan mengungkapkan bahwa PKH diberikan bagi  rumah tangga sangat miskin dengan kriteria serta komponen-komponen tertentu seperti ibu hamil/nifas, memiliki anak sekolah, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan komponen lainnya untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka.

Masih menurut Trieska, dasar labelisasi KPM PKH berdasarkan Surat Edaran Walikota Nomor 460/3668 tentang Labelisasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Bantuan Sosial Kementerian Sosial RI di Kota Pekalongan.

Trieska menyebut bahwa dalam surat edaran tersebut kami Dinsos-P2KB, Camat dan lurah agar memasang daftar nama KPM Bantuan Sosial PKH di tempat umum/balai kelurahan serta pemasangan labelisasi pada rumah KPM PKH di dinding/bagian rumah yang mudah terlihat. Berdasarkan data Dinsos-P2KB, untuk KPM PKH di Kota Pekalongan tahun 2022 sebanyak 11.225 KPM , dengan rincian Pekalongan Barat sebanyak 3.203 KPM, Pekalongan Selatan sebanyak 1.961 KPM, Pekalongan Timur sebanyak 2.436 KPM, dan Pekalongan Utara sebanyak 3.625 KPM. Dalam pelabelan tersebut berupa cetakan akrilik dan dicat atau disemprot langsung dengan pilox, sehingga tidak bisa dilepas.

Bagi KPM PKH yang menolak penempelan label, diminta untuk membuat surat pernyataan mengundurkan diri dari PKH.   (Buono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Layanan PublikSosial Budaya

Nikah Siri, 10 Pasangan Legalkan Pernikahan

nikah

Kota Pekalongan, Wartadesa. –  Sepuluh pasangan yang sebelumnya telah menikah siri melakukan legalisasi pernikahan pada acara yang dihelat Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) bekerjasama dengan TP PKK Kota Pekalongan dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional, di ruang Amarta, Kantor Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, Rabu (29/6/2022).

Diantara peserta ada yang telah memiliki lima anak dan membutuhkan akses pelayanan sipil dan pelayanan sosial karena statusnya belum legal oleh negara. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinsos-P2KB, Yos Rosidi.

Dalam kesempatan itu, Yos mengaku akan berkoordinasi dengan seluruh kepala kelurahan untuk mendaftarkan warganya yang berstatus nikah siri. “Kita himbau untuk nikah secara legal, artinya dia melaksanakan pernikahan sesuai UU No. 16 tahun 2019, nanti ada kepastian hukum agar haknya terlindungi, pelayanan sosial dan pelayan untuk warga sipil bisa didapatkan dan kegiatan ini responnya bagus,” kata Yos.

10 pasangan nikah tersebut mendapatkan emas, seperangkat peralatan sholat, untuk mahar dan peralatan dapur serta fasilitasi pembuatan KTP baru. (Buono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Layanan PublikOlahragaSosial Budaya

Bupati Pekalongan Diminta Perhatikan Persekap

tribun timur swmk

Kajen, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Fadia diminta untuk memperhatikan squad Laskar Ki Ageng Cempaluk, Persekap Pekalongan. Terutama menyemangati saat laga dan memperbaiki home-base Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni. Demikian disampaikan oleh Destian Nugroho, suporter persekap saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (29/06/2022).

“Mohon Ibu bupati untuk lebih memperhatikan Persekap. Kalau lebih diurusi Laskar Ki Ageng Cempaluk bisa naik kasta, masuk ke Liga Dua PSSI,” tutur Destian.

Destian yang sebelumnya membaca berita di Warta Desa terkait pembukaan Turnamen Sepakbola DANYONIF 407/ PK Cup IX, Senin (27/6) sore di Lapangan Kompi Senapan C / Yonif 407 PK Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, pun turut berkomentar pada laman media sosial Warta Desa.

“Persekap kae loh buk diurusi, ojo ngurusi tarkam karo turnamen.Persekap mbok urusi iso maju iso munggah liga 2 taun ngarep nyalon maneh cok dadi.” Tulis Destian.

Selain Destian, akun atas nama Bengkong Bae mempertanyakan kondisi tribun timur Stadion Widya Manggala Krida yang hingga kini belum juga diselesaikan perbaikannya. “TRIBUN SWMK (GEMEK) GIMNA KABAR NYA,” tulisnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui KONI Kabupaten Pekalongan mengucurkan anggaran Rp. 14 miliar untuk Askab PSSI Kabupaten Pekalongan, Rp 370 juta diantaranya untuk alokasi Persekap. (Buono)

 

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Layanan PublikSosial Budaya

Warga Bikin Film Ruas Jalan Wonokerto Bandar Tak Kunjung Diperbaiki

motor

Batang, Wartadesa. – Ruas jalan rusak di Desa Wonokerto, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah membuat Sony John BMC membuat film pendek berjudul “Detik-Detik Bapak Tergeletak Akibat Rem Mendadak, Untung Ga Sampai Terinjak”. Video berdurasi tiga menit 20 detik yang diunggah pada Rabu (22/06/2022) dan diunggah pada kanal Youtube itu telah ditonton lebih dari 11.238 penonton dan mendapat respon 86 komentar.

Video dimulai dari perjalanan seorang bapak yang berangkat ke kantor. Dalam perjalanan di ruas Desa Wonokerto yang penuh lubang, ia terjatuh saat mendadak menginjak rem, menghindari lubang jalan. Ia terjatuh, nyungsep ke kubangan air. Dibelakang Sang Bapak, melaju truk. Beruntung ia tidak terlindas truk yang melintas.

Dalam detil video, Sony menuliskan deskripsinya “Film Pendek Tentang jalan desa wonokerto kecamatan Bandar kabupaten Batang yang tidak pernah di Aspal bagus dari jaman dahulu kala sampai sekarang. biasakan baca diskripsi dan tonton vidio sampai akhir.edukasi vidio sindiran keras agar cepat terealisasi. bukan komentar tlunyar tlunyur tetapi lupa ngga ngaca. krearif/skill kita sampai dimana”.

Ide kreatif memprotes jalan yang rusak bukan sekali ini saja. Sebelumnya banyak dilakukan oleh warga di beberapa wilayah. Kesemuanya merupakan upaya pembentukan opini publik agar pemerintah cepat tanggap keluhan warga.

Apakah dengan diluncurkan video pendek oleh Sony akan cepat direspon oleh Pemkab Batang? (Buono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Layanan Publik

Tanggul Jebol, Rob di Tegaldowo dan Mulyorejo Kian Parah

tanggul jebol
  • Banjir Rob Rendam Wilayah Utara Kota Pekalongan

Tirto, Wartadesa. – Rob yang terjadi di Desa Mulyorejo dan Tegaldowo makin parah, usai tanggul Kali Meduri jebol, Ahad (22/05/2022) sore kemarin. Akibatnya air dari kali meluap masuk perkampungan dan ruas jalan di wilayah itu.

Menurut penuturan warga, jebolnya tanggul tanah Kali Meduri akibat rob yang tinggi dan tanggul tidak kuat menahan aliran sungai. Selain menggenangi perkampungan Tegaldowo dan Mulyorejo, air juga menggenang Desa Karangjompo dengan ketinggian sekira 30 centimeter.

Sore itu juga, ratusan warga Tegaldowo langsung menggelar aksi menutup tanggul dengan bergotong-royong menutup lubang tanggul dengan karung berisikan pasir.

Sekretaris Desa Mulyorejo, Nurul Huda menyebut bahwa sudah satu pekan wilayah di bagian Utara tenggelam akibat rob. Dan puncaknya pada Senin sore Pukul 17.00 WIB dengan jebolnya tanggul di Tegaldowo.

Tingginya rob juga dialami warga Kota Pekalongan akibat tingginya volume air di Kali Bremi dan Kali Loji.

Air menggenang kawasan Jetayu, Bugisan, Klego, Krapyak dan wilayah di pesisir Kota Pekalongan dengan ketinggian air bervariasi 10 centimeter hingga 35 centimeter.

Sebelumnya, akunFay Rafa dalam grup media sosial PEKALONGAN INFO   menulis agar Walikota Pekalongan segera mencari solusi banjir rob yang sudah bertahun-tahun dialami warga.

Kepada yg terhormat Bp walikota pekalongan dan wakil walikota pekalongan.sudah bertahun – tahun kt merasakan genagan atau banjir rob tiap sore apakah tdk ada tindakan yg berarti untuk menggantisipasi bencana ini setiap sore selama ber tahun2lamanya.jl jlamprang krapiak mohon di tinjau untuk dinas terkait mohon solusinya.” Tulis Rafa, Kamis (19/05/2022). (Buono)

 

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya