close

Daerah

Berita dari rekan-rekan pewarta warga suarakomunitas.net

DaerahOlahraga

Peringati HUT RI ke-73, turnamen bola volly digelar

volley

Simalungun, Wartadesa. – Menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI yang ke-73, Pemerintahan Nagori (Desa) Naga Dolok, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun kembali untuk kedua kalinya menggelar Turnamen Bola Volly Naga Dolok Cup II yang dimulai Ahad (29/7).

Turnamen yang  diikuti 20 klub tersebut, tujuh diantaranya dari Kabupaten Serdang Bedagai dan memperebutkan piala bergilir serta uang pembinaan total 4.5 juta. Demikian disampaikan ketua panitia, Roberth Sitohang.

Kapolsek Tapian Dolik, AKP Leston Siregar menyampaikan agar klub yang ikut bertanding di Turnamen Bola Volly Naga Dolok II untuk tetap menjungjung tinggi sportifitas dan bermain dengan tertib.

“Mudah-mudahan, turnamen ini menjadi momen  yang membuat kita bangga dengan merebut prestasi tanpa ditandai dengan kebrutalan atau keributan,” kata Siregar saat memberi sambutan.

Sementara itu, Pangulu (Kepala Desa) Naga Dolok, Solly Efendy mengungkapkan bahwa peminat turnamen sangat antusias.  “Cabang olahraga ini cukup banyak peminatnya di daerah ini, karena itulah kami terpanggil untuk menggelar turnamen ini,” ujarnya.

Turnamen Naga Dolok Cup II dibuka langsung oleh Camat Tapian Dolok, Kandance Naiborhu  yang didampingi Kapolsek Serbelawan AKP Leston Siregar  dan Danramil Kapt.Inf. Hamid yang disaksikan masyarakat, terutama dari kalangan generasi muda. (wd-bay)

selengkapnya
DaerahLayanan Publik

Amran Sinaga prakarsai pembangunan Islamic Centre

amran

Simalungun, Wartadesa. – Wakil Bupati Simalungun,  Amran Sinaga memprakarsai pembangunan Islamic Centre (IC) di Simpang Mayang Perdagangan Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. Lahan yang akan dibangun merupakan pembebasan dari Perkebunan PTPN III seluas dua hektar dan diperkirakan menelan biaya Rp. 10 miliar.

Hal tersebut dikatakannya saat memberi kata sambutan pada acara Tepung Tawar dan pemberangkatan jamaah calon haji asal Dolok Batu Nanggar di Masjid Jami’ Serbelawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun. Selasa (24/07).

Menurut Amran, pembangunan Islamic Centre tersebut nantinya untuk digunakan sebagai kegiatan-kegiatan islami, termasuk manasik haji.

Anggaran pembangunan IC tersebut berasal dari APBD Simalungun sebesar Rp. 2 miliar. Untuk itu pihaknya menghimbau warga Kabupaten Simalungun untuk membantu pembangunan dengan gerakan seribu rupiah yang akan dikoordinasikan dengan lembaga-lembaga islam termasuk kelompok pengajian.

“Saya optimis dengan pembangunan ini akan selesai pada  tahun 2021 bila kita bisa bekerjasama dan memberi perhatian dengan gerakan donasi kecil, seribu rupiah, namun dengan perkalian ribuan umat muslim se Kabupaten Simalungun,” ujar Amran semangat.  (wd-bay) 

selengkapnya
DaerahHukum & KriminalUncategorized

Rumah Pengedar Uang Palsu Digeledah

IMG-20180105-WA0000-picsay.jpg

       Bojong – Hasil pemeriksaan tersangka pengedar uang palsu warga Desa Getas Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan berbuah manis. 

        Seperti diberitakan sebelumnya, R pelaku pengedar uang palsu tertangkap tangan sedang melakukan aksi mengedarkan uang palsu miliknya di jalan raya Jetaklengkong Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan oleh gabungan personil Polsek Bojong dan wonopringgo Kamis (4/1) selepas maghrib.

        Kapolsek Bojong melalui Kanitintelkam Juli Purwantoro, SH menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan kami bersama Polsek Wonopringgo  langsung bergerak melakukan penggeledahan dirumah tersangka. “Dari hasil penggeledahan kami dapati 72 lembar uang palsu pecahan 50 ribu dan 100 ribu senilai 5.250.000 milik tersangka”.

      “Pada saat kami lakukan penangkapan dari tangan tersangka kami dapatkan uang pecahan lima puluh ribu sejumlah 4 lembar” lanjut Juli

     Sementara itu menurut tersangka R uang palsu tersebut didapat dari temannya senilai 25 juta dan tersangka sendiri sudah melakukan aksinya lebih dari 50 kali mengedarkan uang palsu tersebut dengan cara dibelanjakan di pedagang-pedagang di wilayah Kecamatan Bojong dan Wonopringgo.

       “Kami harap masyarakat mau melaporkan ke pihak berwajib apabila menjadi korban uang palsu karena penangkapan ini bukan dari laporan korban namun justru kami yang jemput bola menanyakan perihal uang palsu yang saat ini sedang ramai dibicarakan masyarakat”.

      “Dalam kasus ini justru kami yang jemput bola menanyakan satu persatu kepada korban uang palsu padahal yang rugi dan menjadi korban itu kan masyarakat sendiri” pungkas Juli. (D12/JP)

selengkapnya
DaerahHukum & Kriminal

Pengedar Uang Palsu Berhasil Diringkus

IMG-20180104-WA0026-picsay.jpg

           Bojong – Tua-tua keladi, semakin tua semakin menjadi, ungkapan tersebut patut disematkan kepada perempuan berinisial R warga Desa Getas Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan.

             Perempuan paruh baya tersebut berhasil di amankan gabungan personil Polsek Bojong dan Polsek Wonopringgo setelah  tertangkap tangan mengedarkan uang palsu (4/1/18).

             Unit Intel Polsek Bojong dan Wonopringgo setelah berkoordinasi dengan unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan dan dalam waktu yang tidak terlalu lama identitas pelaku berhasil diketahui.

              Kapolsek Bojong melalui Kanitintelkam Juli Purwantoro, SH menyampaikan “setelah kami ketahui identitas pelaku kami bersama jajaran Polsek Wonopringgo melakukan pengintaian dan saat tersangka akan melaksanakan aksinya dapat kami ringkus”.

             “Tersangka R sudah bisa di pastikan merupakan pelaku pengedar uang palsu di wilayah Bojong dan itu di yakinkan dengan salah satu keterangan pedagang CFC yang menjadi korban yang berdagang di dekat pasar Bojong yang mengiyakan pelakunya sdri R setelah kami perlihatkan foto pelaku” lanjut Juli.

               Masih menurut Juli Sampai saat ini hampir ada sepuluh korban untuk wilayah Kecamatan Bojong yang terjadi dari bulan Desember 2017 sampai dengan sekarang.

                Saat ini pelaku di amankan di Polsek Wonopringgo beserta barang bukti uang palsu sekitar 5 juta guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

                “Di mungkinkan tersangka R tidak melakukan aksinya seorang diri karena menurut keterangan beberapa korban pelaku juga ada yang laki-laki” tutup Juli. (D12/JP)

selengkapnya
DaerahEducationPendidikan

Guru PAUD merasa dilecehkan oleh Oknum Pengawasnya

IMG-20171218-WA0004-1.jpg

Bojong, Wartadesa. – Etika  dalam berbicara sudah barang tentu sangat penting , jika asal bicara bisa jadi menyingung perasaan yang diajak bicara, dan berpotensi mengangu kenyamanan perasaan orang lain.

Salah satu guru PAUD berinisial ESM,  dilingkungan UPT Dindikbud Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan , beberapa waktu yang lalu merasa dilecehkan perasaan dan kenyamanan  sebagai seorang perempuan atas kata-kata yang dilontarkan oleh  oknum pengawas PAUD berinisial S yang berkantor di UPT Dindikbud Kecamatan Bojong  saat bertugas , Kata-kata yang berbau ajakan dan ” menjurus ” di sesalkan oleh ESM.

” Saya sangat kecewa dan menyesalkan ucapan Pak S yang seperti itu , emang saya di anggap wanita apaan ” Kata ESM.

Oknum pengawas PAUD,  S, ketika di konfirmasi atas kejadian tersbut mengakui adanya hal tersebut. ” Ya saya mengakui memang saya salah dan saya minta maaf, ini akan saya jadikan pengalaman saya kedepanya nanti ” Ucap S.

Sementara Kabid Paudni Dindikbud Kabupaten Pekalongan ketika hendak di konfirmasi, Senin (18/12) tidak ada di ruang kerjanya, menurut staf sedang ada kepentingan diluar kantor. (Eva Abdullah)

selengkapnya
DaerahEkonomiJalan-jalanLingkunganOpini Warga

​Proyek Jembatan “Siluman” di Sinangohprendeng di keluhkan warga

received_1196632937140428-picsay1491443133.jpg

    Kajen – Proyek jembatan yang ada di Desa Sinangohprendeng Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan di keluhkan warga dan pengguna jalan, bahkan di mediasosial.

     Proyek “Siluman” (tanpa papan proyek_red) ini, menurut penuturan warga sekitar sudah mulai dikerjakan sejak  beberapa bulan silam namun belum kelar , dari pantauan di lokasi, Selasa (07/11) tak nampak aktifitas pekerja di lokasi proyek. 

       Ketua Lsm Laskar Merah Putih Kabupaten Pekalongan,  Moch Fajari ketika memantau di lokasi mengatakan, proyek tersebut  sarat dengan keluhan warga karena terkesan lamban pengerjaannya. 

      “Saya mendengar keluhan warga kalau proyek jembatan ini di kerjakan sejak beberapa bulan lalu, saya tidak tahu kapan batas akhir pengerjaannya karena tidak ada papan proyek di sekitar jembatan ini” jelasnya.

     “Menurut informasi dari warga, mereka gotong royong untuk membuat jembatan darurat, bahkan jembatan darurat tersebut hanya bisa di lalui pejalan kaki dan sepeda motor saja, sedangkan untuk pengendara roda empat harus melalui jalan lain, tambah lagi kondisi jembatan darurat sudah sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan” terang Fajari.

     Masih menurut Fajari, “Saya barharap pemerintah harus tegas menyikapinya, dengan mempertanyakan atau minimal menegur pihak rekanan, atas tanggung jawab pekerjaannya, karena jembatan ini sarana yang sangat vital  bagi masyarakat , untuk jembatan darurat juga harus lebih serius, standart jembatan darurat harus sesuai dengan kelas jalannya.

     Kepala desa Sinangohprendeng, Titi Istiyaningsing saat di temui mengatakan , pihaknya sudah menyampaikan keluhan warganya kepada pihak rekanan.

     “Rencananya Jum’at ini, warga juga akan gotong-rotong memperbaiki jembatan tersebut, saya juga heran  kenapa tidak ada papan proyek di lokasi” tutur Titi.

     Sampai dengan berita ini di turunkan, pihak rekanan belum terkonfirmasi. ( Eva Abdullah )

selengkapnya
DaerahEkonomiHiburanJalan-jalanOlahraga

​Jalan Sehat Launching BUMDes Bondan Mandiri

img-20171105-wa0001-picsay637107536.jpg

Wiradesa-wartadesa. Jalan sehat dalam rangka launching BUMDes Bondan Mandiri Desa Bondansari Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan dilaksanakan di halaman Balai Desa setempat (5/11).
Acara yang bertujuan untuk memberikan informasi akan keberadaan BUMDes kepada masyarakat ini dikemas dalam bentuk jalan sehat yang tentunya melibatkan seluruh lapisan masyarakat dari semua kalangan.


Menurut Aklaudin selaku Ketua Panitia menuturkan bahwa acara ini diikuti kurang lebih 1250 peserta “Syukur alhamdulillah masyarakat antusias mengikuti jalan sehat ini”.
“Panitia menyediakan berbagai macam hadiah dari lemari es, kipas angin, dan banyak hadiah lainnya untuk menarik masyarakat” tutur ketua panitia yang juga perangkat desa.
Sementara itu Kepala Desa Bondansari Wa’ut menyampaikan bahwa acara ini sebagai wujud komitmen pemerintah desa dalam mengelola dana desa dalam bentuk BUMDes yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat dan kami perlu mensosialisasikannya kepada seluruh masyarakat.
Adapun bidang usaha BUMDes Bondan Mandiri adalah Pengelolaan air minum dan peralatan pertanian. “Bidang usaha yang kita jalankan yang langsung mengena dan dibutuhkan oleh masyarakat, besar harapan masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam memajukan usaha desa yang nantinya akan kembali ke masyarakat lagi”. tutup Kepala Desa. (D12)

selengkapnya
DaerahEkonomiHiburanJalan-jalanLingkunganSosial Budaya

​Gunungan Jajan Pasar dari Desa Krandon Ramaikan Bukaaan Bendungan Gembiro

received_1193957557407966-1717852082.jpeg

Kesesi, Wartadesa. –  Gunungan jajan pasar yang dibuat oleh  warga Desa Krandon, Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan di sajikan dalam pesta pembukaan Bendungan Gembiro (01/11) lalu Gunungan jajan pasar (terdiri dari beragam jenis jajan di pasar_red)  tersebut memberi warna tersendiri dalam agenda tahunan yang melegenda  tersebut.

Ketua panitia,  Agus sulistiyo , mengatakan , Gunungan jajan pasar sengaja dibuat warga Desa Krandon. ” Prosesi arak gunungan jajan pasar tersebut  merupakan puncak dari festival bedah Bendungan Gembiro ,Tumpeng Jajan Pasar di berbentuk Gunungan, merupakan kesepakatan warga” Kata Agus.

“Ini  melambangkan harapan hadirnya kesejahteraan bagi masyarakat, berupa kehidupan dinamis yang guyup rukun saling berbagi sumber daya hidup untuk membentuk kehidupan yg tercukupi lahir dan batin bagi seluruh warga masyarakat” imbuhnya.

Andi Yus, salah satu pengunjung dari Kaloran, Kabupaten Temanggung, mengatakan, tahun ini bedah bendungan sangatlah lain dari tahun lalu.

“Tahun ini terasa lebih ramai karena ada festival arak gunungan jajan pasar setinggi 3 meter itu, saya  berharap tahun depan ada lagi , sehingga bisa  lebih banyak menarik minat  wisatawan dari luar daerah yang berkunjung ” terang Andi. (Eva Abdullah)

selengkapnya
DaerahEkonomiHiburanJalan-jalanLingkunganSosial Budaya

​Gunungan Jajan Pasar dari Desa Krandon Ramaikan Bukaaan Bendungan Gembiro

received_1193957557407966-1717852082.jpeg

Kesesi, Wartadesa. –  Gunungan jajan pasar yang dibuat oleh  warga Desa Krandon, Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan di sajikan dalam pesta pembukaan Bendungan Gembiro (01/11) lalu. Gunungan jajan pasar (terdiri dari beragam jenis jajan di pasar_red)  tersebut memberi warna tersendiri dalam agenda tahunan yang melegenda  tersebut.

Ketua panitia,  Agus sulistiyo , mengatakan , Gunungan jajan pasar sengaja dibuat warga Desa Krandon. ” Prosesi arak gunungan jajan pasar tersebut  merupakan puncak dari festival bedah Bendungan Gembiro ,Tumpeng Jajan Pasar di berbentuk Gunungan, merupakan kesepakatan warga” Kata Agus.

” Ini  melambangkan harapan hadirnya kesejahteraan bagi masyarakat, berupa kehidupan dinamis yang guyup rukun saling berbagi sumber daya hidup untuk membentuk kehidupan yang tercukupi lahir dan batin bagi seluruh warga masyarakat” imbuhnya.

Andi Yus, salah satu pengunjung dari Kaloran, Kabupaten Temanggung , mengatakan, tahun ini bedah bendungan sangatlah lain dari tahun lalu.

” Tahun ini terasa lebih ramai karena ada festifal arak gunungan jajan pasar setinggi tiga meter itu, saya  berharap tahun depan ada lagi , sehingga bisa  lebih banyak menarik minat  wisatawan dari luar daerah yang berkunjung,” terang Andi. (Eva Abdullah)

selengkapnya
DaerahPolitik

​Tahapan dan Persyaratan Calgub Perseorangan di Sosialisasikan

received_1182860678517654227620853.jpeg

      Kajen – Bertempat di Aula Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Pekalongan , Kamis (19/10) di adakan Sosialisasi Tahapan dan Persyaratan Calon Perseorangan Pilgub 2018 , sosialisasi ini di hadiri oleh unsur Pemerintah , Kepolisian dan  berbagai perwakilan elemen masyarakat , baik dari tokoh masyarakat  , penggerak organisasi masyarakat sampai kepemudaan , sosialisasi ini juga menghadirkan KPU Provinsi Jawa Tengah

      Ketua KPUD Kabupaten Pekalongan, Mudasir , saat di konfirmasi mengatakan , melalui sosialisasi ini di harapkan nantinya masyarakat bisa tahu tentang tahapan dan persyaratan pilgub serta  minat masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya pada pilgub mendatang akan semakin meningkat dari tahun kemarin .

      ” Kami tentu berharap minat masyarakat akan meningkat di pilgub mendatang , karena tak sedikit warga masyarat yang abai akan hak pilihnya, maka dari itu kami berharap kawan-kawan yang kami undang ini bisa mendorong  warga untuk memberikan hak pilihnya.

      “Kami juga mengerti kadang mereka punya alasan yang mendasar tidak menyalurkan hak pilihnya , seperti saat melaut bertepatan dengan hari pemilihan , maka dari ini kami berharap warga setidaknya bisa mengatur waktu untuk itu ” imbuh Mudasir  

      Tokoh masyarakat asal Kecamatan Doro ,  Bolotiah , mengatakan , untuk membangun kesadaran partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya memang perlu melibatkan banyak pihak .

       ” Sosialisasi semacam ini memang sangat penting , karena bisa memberi asupan informasi ke masyarakat , terkait tahapan dan persyaratan pilgub mendatang , jadi masyarakat bisa mendapat informasi terbaru , salah satunya dengan sosialisasi semacam ini ” terang Bolotiah ( Eva Abdullah )

selengkapnya