close
Tekno

Dua pakar ini akan ngobrolin aplikasi video telekonferensi yang aman, tertarik?

niko

Jakarta, Wartadesa. – Penggunaan aplikasi video telekonferensi pada masa pandemi Covid-19 makin meningkat. Hal tersebut terkait erat dengan kebijakan physical distancing (jaga jarak) yang dilakukan pemerintah untuk menekan laju perkembangan virus yang telah mematikan ratusan warga Indonesia.

Banyak sekali aplikasi video telekonferensi yang digunakan warga, baik para karyawan, guru dan siswa maupun lainnya untuk menunjang aktivitas mereka sehari-hari.

Seperti diketahui pada pekan pertama April 2020, Pakar keamanan siber, Alfons Tanjujaya mengungkapkan bahwa memakai aplikasi video telekonferensi, harus ekstra hati-hati. Hal ini berkaitan dengan isu keamanan seperti tidak adanya enkripsi end-to-end.

Meski beberapa waktu kemudian, pihak vendor aplikasi bergerak cepat dan dua hari terakhir ini meluncurkan paket pembaruan dalam versi terbaru mereka.

Namun, isu keamanan ini menjadi bagian penting yang harus diperhatikan oleh pengguna, apalagi warga awam teknologi.

Sebuah lembagai teknologi informasi berbasis di Jakarta, Bizt Technology and Digital Transformation akan memberikan solusi aplikasi apa saja yang aman dan tips menjaga kemanan data privasi selama di dunia maya, dalam sebuah gelaran “Live Power Talk: How To Choose Secure Video Confrence Platform during WFH“.

Acara tersebut akan disiarkan secara langsung melalui akun Facebook  Bizt Technology and Digital Transformation (https://bit.ly/FBBiztech) dengan dipandu oleh Niko Tidar,  Security Specialist proxsisconsulting dan Mr. Ferdiansyah, dosen Universitas Binadharma Palembang, Kamis (30/04) pukul 15.30-16.30 WIB sore sembari ngabururit. (Eva Abdullah)

Tags : aplikasi video konferensi