close
KesehatanLayanan Publik

Empat anggota DPRD Kabupaten Pemalang positif Korona, kantor dilockdown

gedung dprd pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Kantor DPRD Kabupaten Pemalang dilockdown (ditutup) hingga tanggal 13 Agustus 2020 menyusul empat anggotanya terpapar virus Korona (Covid-19). Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Satgas Lawan Covid-19 DPRD Pemalang, Fahmi Hakim.

Fahmi mengungkapkan bahwa berdasarkan surat Ketua DPRD Pemalang nomor 177.6/2377 tanggal 30 Juli 2020 tentang Penghentian Sementara Kegiatan DPRD. “Sebelumnya diumumkan dua orang anggota DPRD terpapar, kini jumlah yang terpapar bertambah dua lagi menjadi empat orang,” kata Fahmi.

Menurut Fahmi, anggota DPRD yang terpapar virus asal Wuhan, Negeri Tirai Bambu ini kebanyakan berasal dari Komisi B karena mobilitas mereka yang cukup tinggi.

Fahmi melanjutkan, adanya tambahan dua anggota DPRD positif Korona, hingga Ahad (02/08) belum secara resmi diumumkan karena konferensi pers biasanya dilakukan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pemalang.

Pada Kamis (30/7) kemarin dalam konferensi pers disampaikan tambahan tujuh orang positif Covid-19 namun belum termasuk tambahan baru dari klaster DPRD. Sementara itu konferensi pers yang sedianya akan dilaksanakan Sabtu (1/8) di RSUD Ashari oleh Bupati Pemalang, Junaedi batal diselenggarakan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Mardiyanto mengatakan adanya tambahan pasien positif Korona dari klaster DPRD dua diantaranya anggota DPRD. Antara lain berinisial K dan TR. Keduanya menjalani perawatan di rumah sakit. (Eva Abdullah)

Berita terkait:

 

Ujianto, anggota DPRD Kabupaten Pemalang yang terpapar Korona, berpulang

Terkait
Kasus Covid-19 terus naik, 14 keluarga di Batang ‘Lockdown’

Batang, Wartadesa. - 14 warga Batang diisolasi (lockdown) selama empat belas hari lantaran positif Korona (Covid-19). Hal tersebut menurut Wihaji, Read more

Antisipasi penyebaran Covid-19, sejumlah ruas jalan kampung ditutup

Beredar edaran penagih dilarang masuk Pekalongan, Wartadesa. - Sejumlah jalan masuk kampung (gang) di Kabupaten Pekalongan ditutup warga secara swadaya. Read more

Raperda tentang perlindungan pasar dan penataan swalayan dikritisi

Batang, Wartadesa. - Lakpesdam NU, LBH GP Ansor dan IKA PMII Kabupaten Batang mengkritisi Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Read more

Duh! Tiga alat pendeteksi dini bencana di Pekalongan rusak

Kajen, WartaDesa. - Tiga dari tujuh alat deteksi peringatan dini bencana atau Early Warning System (EWS) yang dipasang di wilayah Read more

Tags : dprd pemalanglockdown