close
Sosial Budaya

Festival Kampung Ramadan Karangjompo hasilkan program mitigasi bencana rob di Pekalongan

karangjompo
Potongan gambar wilayah Desa Karangjompo, Tirto, Pekalongan dalam film Tenggelam Dalam Diam Karya Watchdoc Documentary.

Karangjompo, Wartadesa. – Hujan sempat mengguyur Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan selama satu jam. Gelaran nonton bareng Film Dokumenter Tenggelam Dalam Diam, karya Watchdoc Documentary dalam bentuk layar tancap di lapangan desa, terpaksa digeser ke ruangan balai desa setempat. Senin (03/05) malam.

Perhelatan yang dibingkai dalam Festival Kampung Ramadan ini sejak sore diisi dengan panggung musik akuistik dan seni silat Pagar Nusa.

Puluhan warga bersama mahasiswa Pekalongan dan para penyelenggara kegiatan, Dewan Mahasiswa (Dema) FUAD IAIN Pekalongan, IPNU/IPPNU dan Karangtaruna Desa Karangjompo, pun merangsek masuk ke balaidesa. Menata kembali layar dan proyektor untuk menonton Tenggelam Dalam Diam, meski di ruang balai desa pun bocor. Namun tak mengurangi antusiasme peserta.

Acarapun sempat molor, jadwal yang semula dimulai pukul 20.00 WIB, lantaran hujan, acara baru bisa dimulai pukul 22.00 WIB dan berakhir hingga tengah malam.

Diskusi yang dihelat berlangsung seru. Ogi dari IVS Great, Mutia dari Enter Nusantara, Uli dari Greenpeace Indonesia dan Komunitas Pejuang Krubyuk Desa Kramatsari Kota Pekalongan saling berbagi pengalaman terkait rob yang terjadi akibat perubahan iklim.

Acara yang digelar merupakan sarana edukasi sekaligus sosialisasi perubahan iklim dan peningkatan kesadaran masyarakat akan perlunya tindakan mitigasi bencana iklim. Demikian disampaikan oleh panitia kegiatan.

Diskusi mengerucut dan menghasilkan tindaklanjut berupa kegiatan bersama, sebagai langkah nyata mitigasi bencana iklim yaitu dengan penanaman mangrove di waktu mendatang.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekolongan sepakat untuk mensuplai bibit mangrove bersama DLH Kabupaten Pekalongan. Sementara Dema FUAD IAIN Pekalongan, IPNU/IPPNU dan Karangtaruna Desa Karangjompo sebagai pelaksana kegiatan.

Meski kapan waktu pelaksanaan penanaman mangrove belum disepakati, lantaran waktu yang sudah larut. Para peserta sepakat untuk menggelar pertemuan lanjutan, guna aksi selanjutnya. (Mufida K)

Terkait
Peninggian jalan bukan solusi atasi rob Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Penanganan banjir dan rob di Kota Pekalongan dinilai hanya sebatas tindakan sementara dan tidak solutif. Hal Read more

Ini gimana Pak Gubernur? Tanggung jawab pemerintah mana?

Kota Pekalongan, Wartadesa. - Ini gimana Pak Gubernur? Tanggung jawab pemerintah mana? Jalan hanya diuruk batu, saluran air penuh sampah. Read more

Warga Karangjompo butuh penanganan rob segera

Rumah warga Karangjompo kec. Tirto - Pekalongan sudah bertahun-tahun tergenang rob. Mereka butuh penanganan segera Pemkab Read more

Tumbuhkan minat wirausaha, IAIN Pekalongan buka bazar

Pekalongan, Wartadesa. - Berbagai produk mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pekalongan yang kini menjadi IAIN digelar dalam acara Read more

Tags : IAIN PekalonganKarangjompotenggelam dalam diam