close
Sosial Budaya

Hindun: Pengganggaran tanpa perencanaan seperti menyalip dalam tikungan

musrenbang1

Kajen, Wartadesa. – Pengganggaran tanpa perencanaan seperti menyalip dalam tikungan. Adapun perencanaan tanpa penganggaran hal demikian ibarat janji palsu. Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di aula Setda lantai 1 Pekalongan, Senin (13/3).

Hindun menambahkan, “Musrenbang adalah salah satu tahapan RKPD. Perencanaan dan penganggaran dua sisi yang tidak terpisahkan,” sehingga pihaknya berkomitmen untuk mengawal perencanaan pembangunan. “Kami tentu memahami kebutuhan masyarakat. Sebagai mitra daerah, DPRD juga telah menampung aspirasi masyarakat dalam pokok pikiran DPRD.” Ujarnya.

“Kami juga mendorong dalam membuat perda yang sifatnya mendesak dibutuhkan masyarakat seperti perda kewenangan desa, pendidikan agama, pengawasan miras termasuk posisi sekretaris desa,” papar Hindun.

Pada bidang ekonomi, DPRD mememinta pemerintah daerah mengoptimalkan wisata dalam rangka meningkatkan ekonomi di kawasa wisata. Kemudian memberikan bantuan kepada petani di daerah atas agar hasil panen di sana meningkat. Itu bisa dilakukan dengan rekayasa teknologi.

Adapun uuntuk bidang pembangunan tentu diperlukan adanya kualitas pembangunan jalan yang baik. Janga sampai, tandas dia, pembangunan jalan setahun sudah rusak, mungkin sebulan sudah rusak. “Penerangan jalan umum masih dibutuhkan desa. Desa juga perlu memperoleh pelayanan. Saluran air perlu dipikirkan,” sarannya.

Peningkatan status jalan poros desa menjadi jalan kabupaten, lanjut dia, juga perlu dilakukan percepatan, sehingga bisa secepatnya ditangani oleh daerah.

Berkaitan pembangunan jalan tol yang berdampak pada kerusakan jalan dan irigasi, DPRD meminta masalah ini agar diperhatikan secara serius.

Selanjutnya berkaitan dengan maraknya usaha penambangan, jangan sampai menimbulkan dampak buruk. Penanganan rob yang ada di empat kecamatan juga perlu dilakukan penanganan serius.

Hindun juga berharap tidak ada lagi diskriminasi sekolah swasta dan negeri maupun diskriminasi pasien di rumah sakit, “Ke depan DPRD menginginkan tidak ada lagi diskriminasi pendidikan antara swasta dan negeri. Kami juga minta adanya peningkatan pelayanan pasien kelas tiga di rumah sakit pemerintah. DPRD juga mendorong pemkab mendirikan rumah sakit baru,” pungkas Hindun. (WD)

Terkait
Diusulkan pembangunan bangsal pasien disabilitas mental di RS Kesesi

Kesesi, Wartadesa. - Pembangunan bangsal khusus pasien penyandang disabilitas mental (kejiwaan) di rumah sakit yang sedang dibangun oleh Pemkab Pekalongan, Read more

Pameran produk unggulan digelar saat Musrenbang Kecamatan Wonopringgo

Wonopringgo, Wartadesa. - Berbeda dengan penyelenggaraan acara tahunan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar oleh kecamatan lainnya di Kabupaten Pekalongan. Read more

Musrenbang Kecamatan Bojong masih fokus pada pembangunan infrastruktur

Bojong, Wartadesa. - Meski pembangunan infrastruktur penting, namun pembangunan bidang lainnya seperti sosial, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat juga lebih penting. Read more

Tanggul rob akibatkan genangan air susah surut

Wonokerto, wartadesa. - Dampak pembangunan tanggul rob di wilayah Wonokerto mengakibatkan genangan air saat hujan turun susah mengalir. Akibatnya desa-desa Read more

Tags : musrenbangpembangunan