close
EkonomiJalan-jalan

Menikmati beras hitam dari negeri diatas awan

nasi beras hitam
Nasi beras hitam. Foto: tarianpenaku

Minggu lalu kami sempat menikmati sajian beras hitam yang dikenal juga dengan  “Forbidden Rice“. Beras hitam, di daratan Cina selama berabad-abad lalu hanya dikonsumsi oleh kaum bangsawan. Sayang kami tak dapat mengabadikan momen-momen “Satu jam jadi bangsawan” lantaran tidak membawa kamera.

Beberapa kali main ke rumah temen di bilangan Petungkriyono, tepatnya depan kecamatan, kami selalu menyempatkan diri untuk menikmati keindahan alamnya. Suasana dingin yang segar udaranya membuat kami selalu merasa “kelaparan”, maklumlah masih dalam masa pertumbuhan …

Kami sempat bertanya pada rekan yang asli Jogja tapi mempunyai istri asal Petungkriyono –dimana saat ini kami  main, adakah makanan khas dari beras hitam? Sempat menunggu lama, karena ternyata beras hitam bukan  makanan pokok warga setempat. Mereka masih mengkonsumsi beras biasa untuk kebutuhan sehari-hari, sedang beras hitam hasil panen warga, lebih banyak dijual.

Petungkriyono yang berada pada lereng Gunung Rogojembangan dengan ketinggian 1.000–1.900 m dpl (diatas permukaan laut) memiliki potensi plasma nuftah beras hitam dan beras merah yang melimpah. Beras hitam merupakan varietas lokal yang mengandung pigmen paling baik, berbeda dengan beras putih atau beras warna lain. Beras hitam memiliki rasa dan aroma yang baik dengan penampilan yang spesifik dan unik. Bila dimasak, nasi beras hitam warnanya menjadi pekat dengan rasa dan aroma yang menggugah selera makan.

Sambil menyantap sepiring beras hitam, kami sempat menanyakan keberadaan kelompok tani beras hitam. Di Desa Tlogopakis ada kelompok tani khusus bertani beras hitam. Kelompok tani ini dibentuk dengan difasilitasi oleh perguruan tinggi dari Pekalongan dan Semarang.

Menurut rekan kami, beras hitam berwarna pekat ini bisa menjadi makanan super untuk kesehatan. Karena kandungan gula yang rendah, kaya akan serat sehat dan  senyawa yang memerangi penyakit jantung dan kanker. Beras hitam juga mengandung antioksidan dan antosianin.

Antosianin ini berfungsi untuk menghentikan molekul-molekul berbahaya yang dapatmembantu melindungi arteri dan mencegah kerusakanDNA yang mengarah pada penyakit kanker. Warna beras diatur secara genetik, dan dapat berbeda akibat perbedaan gen yang mengatur warna aleuron, endospermia, dan komposisi pati pada endospermia.

Dari penelitian para ahli, beras hitam mempunyai khasiat meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit, memperbaiki kerusakan sel hati (hepatitis dan chirrosis), mencegah gangguan fungsi ginjal, mencegah kanker/tumor, memperlambat penuaan (Antiaging), dan sebagai antioksidan serta membersihkan kolesterol dalam darah.

Satu jam sudah kami ngobrol-ngobrol sambil menikmati lezatnya sajian nasi beras hitam. Jika anda berkunjung ke Petungkriyono, jangan lewatkan untuk membeli oleh-oleh beras hitam yang kaya akan manfaat. (Eva Abdullah)

Tags : beras hitamPetungkriyono