close
Layanan PublikSosial Budaya

Musrenbang Kecamatan Bojong masih fokus pada pembangunan infrastruktur

musrenbang bojong

Bojong, Wartadesa. – Meski pembangunan infrastruktur penting, namun pembangunan bidang lainnya seperti sosial, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat juga lebih penting. Namun, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bojong, usulan pembangunan infrastruktur masih tinggi, yakni sebesar 67 persen.

“Rekap rencana usulan kegiatan tahun 2021 di 22 Desa yang berada di wilayah Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan hampir 67% adalah pembangunan fisik sarana prasarana di bidang pertanian seperti pembangunan jaringan usaha tani, pembangunan irigasi. Artinya, apa semua pembangunan prioritas ditujukan kebidang pertanian karena di wilayah Kecamatan Bojong hampir 50% adalah tanah persawahan.” Ujar Camat Bojong, Alif Nurfiyanto, Kamis (06/02).

Alif menambahkan, beberapa desa seperti di Legokclile dan Pantianom kondisi jalan masih belum baik (rusak). Ia berharap nantinya Bappeda Kabupaten Pekalongan dapat mengusulkan dan mengusahakan perbaikan ruas jalan tersebut.

Alif juga menyebut banjir kerap terjadi di Desa Babalankidul sejak tahun 2013 hingga sekarang. “Di desa Babalankidul dari tahun 2013 apabila terjadi hujan pasti air menggenang dikarenakan hanya ada satu pembuangan air, mungkin nanti dari DPRD  dan Bappeda Kabupaten Pekalongan dapat menyurvei sehingga nantinya dapat mengambil langkah langkah selanjutnya.” Ujarnya.

Musrenbang dihadiri oleh anggota DPRD Kab. Pekalongan Dapil II Masbukhi, Bapeda Litbang Kab. Pekalongan M. Arif Ariwibowo,  Camat Bojong Alif Nurfiyanto, Danramil Bojong Kapten Wiyoto, Kapolsek Bojong di wakili Bripka Neni, Sekcam Bojong Ibu Sri Lestari, Kepala Desa  se Kecamatan Bojong, BPD, LPMD, dan pewakilan tokoh masyarakat se Kecamatan Bojong. (Eva Abdullah)

Tags : BojongmusrenbangPekalongan