close
wihaji
Ilustrasi. Bupati Batang Wihaji.

Batang, Wartadesa. – Dinas Sosial Batang memecat dua Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) lantaran mengkoordinir pengambilan uang bantuan sosial dengan memegang kartu PKH milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Demikian disampaikan oleh Joko Tetuko, Kepala Dinsos setempat, Senin (20/09).

Menurut Joko, jasa mengambilkan uang milik KPM penerima PKH tidak boleh. KPM harus memegang ATM dan mengambilnya sendiri di agen  maupun bank penyalur. “Kalau ada pendamping yang pegang kartu, maka segera kasih tahu saya. Saya akan pecat. Kami sudah memberhentikan dua orang,”  ujarnya dikutip dari Radar Pekalongan.

Joko menambahkan bahwa pendamping bantuan sosial tidak boleh mengumpulkan kartu PKH milik warga. “Kalau pendamping tidak boleh mengumpulkan kartu PKH milik warga. Nanti dicurigai. Saya pastikan pendamping tidak memegang kartu,” tegasnya.

Terbatasnya nominal uang pada agen e-wallet yang terjadi selama ini membuat Joko menyarankan KPM PKH mengambil uang bansos melalui ATM bank manapun.

Kasus penyelewengan bansos menjadi sorotan publik paska kasus bunuh diri salah seorang perangkat desa di Wonobodro Batang. Untuk menghindari kasus serupa, Bupati Batang, Wihaji menginstruksikan agar memecat agen yang melakukan praktik menyimpang. Wihaji menyebut pihaknya akan mengumpulkan para agen dan diberikan treatment.  (Sumber: Radar Pekalongan)

Terkait
Pemkot Pekalongan Bakal Pasang Label Miskin Penerima PKH

Kota Pekalongan, Wartadesa. - Pemerintah Kota Pekalongan bakal memasang label "miskin" bagi penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bertuliskan “Kami Read more

Empat Ribu Lebih KPM PKH di Batang Dinyatakan Lulus

Batang, Wartadesa. - Lebih dari empat ribu keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Batang dinyatakan Read more

Pemdes Kalimade pasang label keluarga miskin

Kesesi, Wartadesa. - Pemasangan label "Keluarga Miskin" di Desa Kalimade, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan akan segera dilakukan. Labelisasi bagi penerima Read more

5600 KPM PKH di Batang diwisuda

Batang, WartaDesa. - Sebanyak 2.700 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) secara sukarela tidak lagi menerima bantuan program Read more

Tags : Batangpendamping pkhPKH