close
Hukum & Kriminal

Ribut mulut berujung pembunuhan, Darwin Sitorus meninggal

bay

Batubara, Wartadesa. –  BELUM diketahui penyebab cekcok mulut saat minum tuak antara Darwin Sitorus (41) dengan Markus Situmorang (30). Namun keributan ini dilaporkan berbuntut panjang hingga terjadi pembunuhan terhadap korban Darwin Sitorus.

Mengenaskan, Darwin Sitorus, pengawas Galian C, warga dusun VIII desa Kampung Kelapa Air Putih Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara, tewas menggenaskan setelah di keroyok kemudian di gorok oleh Markus Situmorang Cs, Senin (3/2/2020) pukul 00.30 Wib.

Mantan ketua salah satu Ormas Pemuda ini di gorok di warung tangkahan pasir milik istri korban Henny br Sitohang di dusun Cinta Maju desa Pematang Panjang Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara.

Informasi di himpun, kasus penganiayaan berat yang menyebabkan korban Darwin Sitorus meninggal, di picu dari cekcok mulut saat minum tuak sebelumnya antara korban dengan Markus Situmorang (30) warga dusun V Pematang Panjang kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara. Sebut Kapolsek Indrapura, Polres Batu Bara AKP Mitha Anastasya SIK (3/2/2020)

Menurut keterangannya, “masalah ini rentetan cekcok mulut yang berujung penyiraman tuak di duga dilakukan Darwin Sitorus (korban) terhadap Markus Situmorang di wilayah Pematang Panjang. Ujarnya.

Tidak terima tindakan Darwin, Markus dan rekan rekannya yang sebelumnya gabung minum tuak, beramai ramai mendatangi tempat kerja Darwin Sitorus di tangkahan Pasir, di warung istri korban yang terakhir menjadi TKP eksekusi keroyok dan gorok korban hingga tewas di tempat bersimbah darah. Seram!!

Menurut saksi mata, Edo Matondang (31) penjaga malam tangkahan pasir, warga Blok I Desa Pematang Panjang Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara.

Kemudian, Naek Parlindungan Lumban Tobing (18), warga Dusun III Desa Suka Raja, Air Putih Batu Bara serta Budi Pratama Sitohang (25), warga dusun III desa Suka Raja Kesempatan Air Putih Kabupaten Batu Bara, korban didatangi Markus Situmorang dan 7 rekannya menggunakan 5 sepeda motor.

Ditambahkan, tidak lama setelah eksekusi, di duga tersangka Markus Situmorang menyerahkan diri dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Indrapura.

Setelah Markus Situmorang menyerahkan diri, dua terduga pelaku lain yang disebut sebagai GG dan JP dikabarkan telah di jeput Polisi dari kediaman masing masing. (wd-bay)

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : batubarabentrokpembunuhan