close
Layanan PublikSosial Budaya

Tak kunjung diperbaiki, warga Lebakbarang gelar aksi Semen Rakyat

semen rakyatok

Lebakbarang, Wartadesa. – Rusaknya infrastruktur jalan di wilayah Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan tak membuat warga berpangku tangan dan hanya menunggu bantuan dari pemerintah. Alih-alih menunggu Pemerintah Kabupaten Pekalongan melakukan perbaikan jalan yang rusak bertahun-tahun, warga malah menggalang dan menggelar aksi Semen Rakyat.

Aksi solidaritas warga ini turut melibatkan komunitas pengguna jalan ruas Karanganyar-Lebakbarang. Warga dan Komunitas Personek (Persatuan Sopir dan Kenek) Lebakbarang menggalang dana dan material semen dari warga. Donasi berupa uang dan semen kemudian dikumpulkan panitia untuk melakukan penambalan jalan rusak di sepanjang Lebakbarang, Kamis-Jum’at (7-8/03).

“Model donasinya berupa uang dan ada yang langsung ngasih semen, ada yang berupa pasir, ada yang makanan, ada yang berupa tenaga, dan lain-lain,” tutur Rohadi (33), warga Dukuh Karanggondang, Desa Lebakbarang. Kecamatan Lebakbarang, kepada Warta Desa, Jum’at (08/03).

Menurut Rohadi, ketimbang menunggu aksi perbaikan dari pemerintah daerah, warga lebih suka memberikan contoh terlebih dahulu. “Sudah bertahun-tahun jalanan rusak mas … kalau nunggu pemerintah melakukan perbaikan, akan lama. Daerah bawah ditambal … yang atas sudah rusak, yang atas ditambal … yang bawah sudah rusak. Kami melakukan penambalan jalan dengan semen bukan kali ini saja, sudah sering,” lanjutnya.

Baca: Personek Perbaiki Jalan yang Rusak

Mimpi Kami Cuma Satu, Jalan Karanganyar-Lebakbarang Mulus

Jelang Ramadhan, Personek dan Komunitas Guru Perbaiki Jalan Lebakbarang

Puluhan warga bergotong-royong melakukan penambalan jalan yang rusak dan berlubang kemarin. Lanjut Rohadi. Aksi tersebut dilanjutkan hari ini. “Yang ikut kerja bakti yo akeh banget, dari berbagai unsur. Kemarin (Kamis) hampir seharian kami melakukan kerja bakti. Dilanjutkan hari ini,” ujar Rohadi.

Pantauan di lokasi, penambalan jalan dengan semen sudah dilakukan pada sisi jalan. “Setelah kering, baru dilanjut untuk sesi kedua untuk sebelahnya lagi,” lanjut Rohadi.

Warga dengan suka rela mengeluarkan uang, tenaga dan bahan makanan. Gerakan ini hanya punya satu tujuan yakni biar warga yang melewati jalan tidak mengalami kecelakaan akibat jalan yang rusak. “Tujuane yo ben dalane kepenak diambah. Soale  jalan rusak, berlobang, khususnya yang ditanjakan-tanjakan, sering memakan korban kecelakaan, mobil bermuatan berat susah naik, yang tanpa muatan malah selip.” Ujar Rohadi.

Ketika ditanya harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Rohadi menjawab “Simple, dalan alus. Kondisi kerusakan jalan sudah bertahun-tahun kalau tidak segera diambil tindakan ya akan makan banyak korban,” pungkasnya. (WD)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : jalan rusaklebakbarangsemen rakyat