close
Sosial Budaya

Tradisi dan “Kebobolan” penyebab pernikahan usia muda di Batang

Pernikahan-Dini-ilustrasi
ilustrasi. Gambar: Google

Batang, Wartadesa. – Faktor tradisi warga Batang yang menikahkan anaknya dalam usia muda dan calon istri hamil sebelum menikah (“kebobolan”) dianggap sebagai penyebab tingginya pernikaha usia muda (dini) di Kabupaten Batang, demikian disampaikan oleh Nur Muzayim, Staf Seksi Binmas Islam Kemenag Batang.

Muzayim menyebut selama enam bulan terakhir, sebanyak 45 kasus pernikahan dibawah umur. Terdiri dari laki-laki 25 orang dan perempuan 20 orang. “Yang kebobolan jelas ada, tapi juga di beberapa wilayah seperti Kecamatan Pecalungan dan Reban ada kebiasaan menikah muda,” ujarnya.

Di Pecalungan dan Reban, masih menurut Muzayim, perempuan berusia 16-17 tahun dianggap sudah pantas menikah. Hal demikian menjadi penyebab tingginya perceraian lantaran belum siap mental. “Karena belum siap mental juga mungkin. Dua tahun atau tiga tahun setelah nikah muda, tidak sedikit yang cerai,” katanya.

Menurut UU 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas UU 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, batas usia pernikahan sudah jelas, sehingga bagi warga yang menikah muda harus ada putusan dari Pengadilan Agama. “Syaratnya jelas, harus ada putusan dari pengadilan agama,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Satu tahun beroperasi dengan alat berat, Galian C di Limpung tak berijin

Batang, WartaDesa. - Beroperasinya Galian C di Desa Babatan dan Plumbon, Limpung, Batang satu tahun terakhir dengan penambangan alat berat, Read more

Warga Batang terkena Covid-19 dapat tunjangan Rp 1 juta

Batang, WartaDesa. - Sebanyak 76 warga Batang positif Covid-19 mengajukan permohonan bantuan santunan sebesar Rp 1 juta. Santunan tersebut diberikan Read more

Kasus DBD di Batang masih tinggi

Batang, Wartadesa. - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dari Januari Read more

Masa pandemi Perpusdes mulai dibuka

Batang, Wartadesa. - Masa pandemi Covid-19 di Batang beberapa perpustakaan desa (Perpusdes) sudah mulai dibuka dan melayani peminjaman koleksi. Selain Read more

Tags : Batangpernikahan dini