PEKALONGAN, WARTADESA. — Komunikasi efektif menjadi faktor krusial dalam meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian serta keselamatan pasien. Hal tersebut menjadi pokok pembahasan utama dalam kegiatan Bedah Buku Kefarmasian yang diselenggarakan oleh Program Studi Sarjana Farmasi dan
