PEKALONGAN, WARTADESA. — Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) menggelar Sumpah Profesi Bidan, Ners, dan Fisioterapi pada Selasa (29/9/2026). Bertempat di Auditorium Kampus 2 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) UMPP, sebanyak 160 lulusan mengikrarkan sumpah profesi sebagai bentuk pengukuhan komitmen dalam menjalankan pelayanan kesehatan secara profesional.
Para peserta yang mengikrarkan sumpah terdiri atas 112 Ners, 37 Fisioterapis, dan 11 Bidan. Prosesi pengucapan sumpah berlangsung secara khidmat dengan pendampingan rohaniwan, termasuk FX Dicky Arijanto, A.Md., bagi peserta beragama Katolik. Kegiatan ini menegaskan ikhtiar para lulusan untuk menjunjung tinggi etika, kompetensi, tanggung jawab, serta nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan dan pimpinan organisasi profesi. Di antaranya Wakil Ketua Bidang Penelitian, Sistem Informasi dan Komunikasi DPW PPNI Dr. Sri Rejeki, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat.; Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Jawa Tengah Kustati Hasanah, Ftr; serta Ketua PC Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pekalongan Any Sulistyaningsih, S.Tr.Keb.Bdn., MM.
Turut hadir pula Ketua DPD PPNI Kabupaten Pekalongan Sulistyo Aji, S.Kep., Ners., MM, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dr. Ryan Ardanaputra.
Sumpah profesi merupakan tahapan krusial bagi lulusan pendidikan kesehatan sebelum terjun secara resmi ke dunia kerja. Melalui ikrar ini, para lulusan berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan pasien dan memberikan pelayanan sesuai standar standar profesi yang berlaku.
Pihak UMPP berharap para lulusan tidak hanya mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang didapat selama masa studi, tetapi juga terus mengasah kompetensi, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan pengukuhan ini, sebanyak 160 tenaga kesehatan baru UMPP menyatakan siap melangkah ke dunia profesional. ***










