KAJEN, WARTADESA — Sebanyak 200 personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) se-Kabupaten Pekalongan menghadiri Apel Akbar KOKAM dan Pengajian Kebangsaan yang digelar di halaman Masjid Raya Al-Khuzaemah, Kajen, pada Rabu (30/9/2026). Perhelatan ini menjadi ajang refleksi, konsolidasi kader, sekaligus peneguhan komitmen pengabdian menjelang peringatan Milad ke-61 KOKAM pada 1 Oktober 2026.
Kegiatan ini tidak hanya difungsikan sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga ruang perenungan sejarah panjang perjalanan KOKAM sejak didirikan pada 1 Oktober 1965.
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pekalongan, Agung Dwi Hanggoro, menegaskan bahwa KOKAM tidak sekadar simbolis lewat atribut dan seragam, melainkan wujud nyata dari semangat pengabdian dan kesiapsiagaan kader.
“Milad KOKAM menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian. KOKAM harus terus bertumbuh dalam kapasitas, mengakar dalam persyarikatan dan masyarakat, serta hadir memberikan manfaat bagi bangsa,” tutur Agung.
Ia menambahkan, nilai-nilai utama seperti kedisiplinan, kesiapsiagaan, solidaritas, dan pengabdian harus terus dihidupkan melalui kiprah nyata di tengah dinamika masyarakat, bukan sekadar seremonial belaka.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi terhadap organisasi, PDPM Kabupaten Pekalongan menyerahkan penghargaan kepada tiga figur penting:
- KOKAM Tergiat: Ndan Tarsono (Abah)
- KOKAM Inspiratif: Ndan Ikhsan Taryani
- Tokoh Peduli KOKAM: H. Sofwan Sumadi
Agung berharap keteladanan para penerima penghargaan tersebut mampu menyuntikkan energi positif dan motivasi bagi seluruh kader untuk konsisten menjaga marwah Pemuda Muhammadiyah. Melalui agenda ini, KOKAM Kabupaten Pekalongan diharapkan semakin solid dan siap memperkuat peran sosial serta pengabdian bagi persyarikatan, masyarakat, dan bangsa. (Nanang)










