TEGAL, WARTADESA. — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Al-Irsyad Cilacap (UNAIC) berkolaborasi dengan Apotek Kimia Farma 97 Tegal (di bawah naungan Kimia Farma Apotek Unit Bisnis Pekalongan) menggelar pengabdian kepada masyarakat melalui program KOMPAK (Kolaborasi Mahasiswa Profesi Apoteker UNAIC dan Kimia Farma).
Kegiatan ini dilaksanakan di Home Industry Olympus, Desa Lawatan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, pada Senin (19/10/2026), dan diikuti oleh 15 perajin shuttlecock. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kehalalan produk kefarmasian serta mendorong kesadaran pentingnya menjaga kesehatan.
Ketua Pelaksana KOMPAK sekaligus Mahasiswa Profesi Apoteker UNAIC, Hery Setiawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kontribusi apoteker kepada masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga meningkatkan kesadaran para perajin untuk menjaga kesehatan agar tetap bugar dan dapat bekerja secara optimal,” ujar Hery.
Tiga Kegiatan Utama Program KOMPAK:
-
Edukasi Kehalalan Produk Kefarmasian: Mahasiswa memberikan materi mengenai pentingnya kehalalan produk farmasi dan sumber bahan obat. Sementara itu, apt. Gita Ahaba Oktavia, S.Farm., turut memberikan konseling kesehatan. Tingkat pemahaman peserta mengalami peningkatan signifikan, terlihat dari nilai rata-rata pre-test sebesar 58 yang meningkat menjadi 100 pada post-test.
-
Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Meliputi pengukuran tekanan darah, gula darah sewaktu, dan asam urat. Dari hasil pemeriksaan, tercatat 5 peserta memiliki tekanan darah yang memerlukan perhatian dan pemeriksaan ulang.
-
Pembagian Multivitamin: Tim KOMPAK membagikan 15 paket multivitamin gratis beserta penjelasan aturan penggunaannya untuk mendukung kesehatan para perajin.
Melalui program yang melibatkan dua mahasiswa profesi apoteker UNAIC dan dua apoteker Kimia Farma ini, diharapkan kolaborasi serupa dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas serta menjadi sarana bagi calon apoteker dalam mengaplikasikan ilmu langsung di tengah masyarakat. ***










