PEKALONGAN, WARTADESA. — Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitur Tamwil Muhammadiyah (BTM) Pekalongan menerima kunjungan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Bandung pada Kamis, 29 Oktober 2026. Pertemuan yang berlangsung di meeting room Kantor KSPPS BTM Pekalongan, Jalan Pahlawan Nomor 10 Gejlig, Kajen, Pekalongan ini membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan serta pengembangan BTM.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh jajaran pengurus dan pengawas KSPPS BTM Pekalongan, di antaranya Ketua Pengurus Achmad Su’ud, Sekretaris Rusman Effendy, Bendahara Abdul Cholik, serta Ketua Pengawas Akhmad Sakhowi.
Ketua PDA Kota Bandung, Encin Kurasin, menyampaikan bahwa maksud kunjungan ini adalah untuk menjajaki peluang kolaborasi dengan KSPPS BTM Pekalongan dalam rangka pengembangan Amal Usaha Pendidikan (AUP) milik ‘Aisyiyah di Kota Bandung.
“Salah satu program strategis yang tengah dikaji adalah rencana akuisisi sebuah sekolah unggulan milik yayasan swasta di Kota Bandung dengan nilai transaksi mencapai puluhan miliar rupiah,” tutur Encin.
Ia menjelaskan, sekolah yang ditargetkan merupakan lembaga pendidikan unggulan terpadu yang menyelenggarakan jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD). Langkah ini diharapkan menjadi strategi konkret dalam memperkuat Amal Usaha Pendidikan ‘Aisyiyah serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan PDM Kota Bandung, Dadang Umbarah, memaparkan progres pendirian Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM) di wilayahnya. Dadang meminta dukungan serta pendampingan berupa supervisi dari KSPPS BTM Pekalongan guna mendukung proses pendirian dan persiapan operasional BTM di Kota Bandung.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengurus KSPPS BTM Pekalongan, Achmad Su’ud, menyambut baik kunjungan ini. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarjaringan Persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, khususnya pada sektor pendidikan dan lembaga keuangan mikro syariah.
Achmad Su’ud berharap komunikasi dan kerja sama berkelanjutan dapat terjalin dengan baik. Pengalaman KSPPS BTM Pekalongan dalam mengelola keuangan syariah diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan BTM di Kota Bandung serta mendukung kemajuan Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah secara luas. (Rusman)










