PEMALANG, WARTADESA. — Kecanggihan dunia teknologi dan ilmu komputer rupanya tak menghalangi semangat untuk terus menjaga hafalan Al-Qur’an. Hal ini dibuktikan langsung oleh Muhammad Ryan Gunawan, mahasiswa Program Studi S1 Informatika Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), yang sukses menorehkan prestasi di ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ).
Dalam kompetisi keagamaan yang berlangsung di kampus Universitas Islam Pemalang (USIP) pada Sabtu (31/10/2026) tersebut, Ryan berhasil menyabet predikat Juara Harapan 2. Capaian ini menegaskan bahwa mahasiswa UMPP tak hanya lihai mengarungi bidang akademik dan teknologi modern, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kuat dalam menjaga ayat-ayat suci.
Ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an sendiri menuntut ketelitian tinggi, fokus, serta daya ingat luar biasa dalam menguji hafalan para peserta. Ryan mampu melewati tiap tahapan pengujian hafalan dengan baik hingga akhirnya membawa pulang trofi kemenangan.
Pencapaian ini sekaligus mematahkan stigma bahwa dunia teknologi informasi melupakan sisi religiusitas. Justru sebaliknya, penguasaan sains dan teknologi dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai keagamaan untuk membentuk karakter generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Pihak UMPP senantiasa memberikan ruang tumbuh dan apresiasi setinggi-tingginya bagi setiap mahasiswa yang berani melangkah, berkompetisi, dan menggali potensinya di berbagai bidang. Keberhasilan Ryan di ajang MHQ ini diharapkan menjadi pelecut semangat dan sumber inspirasi bagi seluruh civitas akademika UMPP untuk terus berkarya. ***










