PEKAJANGAN, WARTADESA. – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan menggelar Rapat Koordinasi dan Workshop Transformasi Digital Pengelolaan Dokumentasi melalui Artificial Intelligence (AI). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pekajangan pada Ahad (1/11/2026) ini digelar guna memperkuat jejaring media dan memperluas penyebarluasan informasi kegiatan organisasi.
Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Pekajangan, Majelis, Lembaga, Organisasi Otonom (Ortom), Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), takmir masjid dan musala, serta Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Cabang Pekajangan.
Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PCM Pekajangan, Heri Susanto, mengapresiasi dukungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan terhadap pendokumentasian aktivitas organisasi. Ia berharap pengelola media di tingkat Ranting, Ortom, AUM, hingga takmir masjid dan musala dapat saling mendukung publikasi, salah satunya dengan menandai akun media sosial Muhammadiyah Pekajangan pada setiap unggahan.
“Kalau dahulu kita mengumpulkan informasi melalui tulisan di surat kabar, pamflet, atau buku, sekarang semuanya sudah semakin canggih melalui media internet dan pemanfaatan AI. Dengan teknologi tersebut, pekerjaan dapat dilakukan lebih efektif dan efisien,” ujar Heri.
Ketua PCM Pekajangan, Abdul Shomad, menekankan pentingnya pengarsipan sebagai upaya merawat sejarah perjalanan organisasi dan menjaga aset-aset yang dimiliki Muhammadiyah Pekajangan. Ia juga mengingatkan bahwa menyebarkan informasi kebaikan melalui media sosial merupakan bagian dari dakwah.
“Media sosial itu sangat penting untuk mengetahui berbagai informasi Muhammadiyah Cabang Pekajangan. Menyampaikan informasi juga merupakan bagian dari dakwah. Jadi, kita tetap mendapatkan pahala ketika menyampaikan informasi tentang kebaikan,” tutur Abdul Shomad.
Kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Jejaring Media yang dipandu oleh Sekretaris PCM Pekajangan sekaligus Koordinator MPI PCM Pekajangan, Luqman Hakim. Dalam pemaparannya, Luqman menekankan pentingnya kolaborasi antar-jejaring media AUM, Ortom, Ranting, serta takmir masjid untuk meningkatkan jangkauan publikasi.
“Jangan merasa berkecil hati. Partisipasi kita dalam menyampaikan informasi, meskipun awalnya hanya memberikan kontribusi 20 persen, bisa menjadi bagian yang melengkapi hingga mencapai 100 persen,” ungkap Luqman.
Sesi berikutnya diisi dengan Workshop Transformasi Digital oleh Direktur Radar Pekalongan, Ade Asep Syarifudin. Ia memaparkan teknik memberikan perintah (prompt) yang tepat kepada AI untuk mendukung pembuatan konten digital, sembari menegaskan bahwa AI hanyalah alat bantu dan pengguna tetap memegang kendali atas konsep ide.
Para peserta workshop dibimbing secara praktis menyusun storyboard, memberikan contoh naskah (script) dan voice over, hingga mengolah konten video menggunakan aplikasi CapCut. Praktik ini diharapkan dapat mendorong setiap unit organisasi memproduksi konten kreatif secara mandiri.
Di akhir acara, panitia memberikan penghargaan kepada dua peserta yang aktif memublikasikan foto kegiatan melalui status WhatsApp dengan jumlah penonton terbanyak, yaitu Ainun Muthoharoh dari Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) dan Moh. Afifa dari SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Pekalongan.
Melalui agenda ini, MPI PCM Pekajangan berharap terbangun jejaring media yang solid, kolaboratif, dan adaptif, sehingga dokumentasi organisasi dapat menjadi sarana dakwah yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat. ***
Kontributor: Marcell










