close
EkonomiPendidikan

Ketika Ekonomi Keluarga Bertemu Nilai Keagamaan: Riset UMPP di Komunitas Aisyiyah Pekalongan

riset

WARTA DESA, PEKALONGAN – Bagi banyak keluarga, upaya memperkuat ekonomi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pendapatan, tetapi juga menjaga nilai kebersamaan dan keberlanjutan. Di Kabupaten Pekalongan, warga Aisyiyah memiliki pengalaman panjang dalam mengelola aktivitas ekonomi yang berjalan seiring dengan nilai sosial dan keagamaan.

Realitas unik inilah yang menjadi fokus penelitian tim dari Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Penelitian berjudul “Penguatan Ekonomi Keluarga Berbasis Sosioreligio Preneurship: Analisis Tipologi Sosial Masyarakat Warga Aisyiyah di Kabupaten Pekalongan” ini berhasil lolos dan memperoleh pendanaan Hibah Penelitian RisetMu.

Tim penelitian ini diketuai oleh Subrotul Imtihanan dengan anggota Moegiri, serta melibatkan mahasiswa Program Studi Akuntansi UMPP, yaitu Raden Adam Yusuf Sulaiman dan Dwi Siswawati Sulaiman.

Integrasi Nilai Islam dan Kewirausahaan

Penelitian ini berupaya memahami pola sosial dan praktik kewirausahaan yang berkembang di kalangan warga Aisyiyah. Menggunakan pendekatan sosioreligio preneurship, tim melihat bagaimana nilai keislaman, solidaritas sosial, dan semangat kewirausahaan terintegrasi dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Melalui analisis tipologi sosial, tim peneliti menggali karakter dan potensi komunitas sebagai dasar penyusunan strategi pemberdayaan ekonomi yang kontekstual. Dengan cara ini, penguatan ekonomi tidak hanya menyasar aspek material, tetapi juga kemandirian sosial.

Kontribusi Nyata dan Budaya Riset

Hasil riset ini diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi organisasi Aisyiyah serta pemangku kebijakan dalam merancang program pemberdayaan ekonomi keluarga yang berkelanjutan. Selain itu, keterlibatan mahasiswa menjadi bukti komitmen UMPP dalam menumbuhkan budaya riset. Melalui pengalaman lapangan, mahasiswa belajar melakukan analisis sosial dan penerapan ilmu dalam konteks nyata.

Dengan capaian pendanaan Hibah RisetMu ini, UMPP menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang mendorong pengembangan riset relevan dan bermanfaat bagi masyarakat. Luaran dari penelitian ini ditargetkan berupa publikasi ilmiah, rekomendasi kebijakan, serta model penguatan ekonomi keluarga yang aplikatif.

Teaser: Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan berhasil meraih Hibah Penelitian RisetMu dengan riset bertema penguatan ekonomi keluarga berbasis sosioreligio preneurship. Kolaborasi dosen dan mahasiswa ini menjadi wujud nyata komitmen UMPP dalam menghadirkan riset yang berdampak bagi masyarakat.(Devina Zafa)

Terkait
Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

PKS Kota Santri serahkan bantuan al-Quran

Kedungwuni, Waradesa. - Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan, Kamis (05/01) mendatangi komplek Ponpes Miftakhul Read more

Harga lombok di pasar tradisional Pekalongan tembus 40 ribu

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Harga lombok atau cabai di Kota Pekalongan dan sekitarnya tembus higga Rp. 32 ribu perkilogram, bahkan Read more

Ratusan penjaga sekolah di Batang tuntut kesejahteraan

Batang, Wartadesa. - Kecilnya honor bagi penjaga sekolah di wilayah Batang, semetara tanggung jawab mereka yang besar, seperti harus bertanggung Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : risetumpp