PEKALONGAN, WARTADESA. — Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) menyelenggarakan Professional Pharmacy Skills Workshop (PPSW) 2026 pada 27–28 Agustus 2026. Agenda ini digelar sebagai upaya meningkatkan kompetensi lulusan Sarjana Farmasi dan calon apoteker dalam menghadapi kebutuhan praktik kefarmasian di dunia kerja.
Workshop bertema “Peningkatan Kompetensi IV Admixture dan Total Parenteral Nutrition (TPN) bagi Lulusan Sarjana Farmasi dan Calon Apoteker” ini dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Ruang Teater Lantai 7 Rektorat UMPP, Ruang Demonstrasi Kampus 2 FIKES UMPP, serta Laboratorium Farmasi FIKES UMPP.
Penyelenggaraan PPSW 2026 dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kefarmasian. Kondisi tersebut menuntut tenaga kefarmasian tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktik, kemampuan beradaptasi, serta komitmen terhadap keselamatan pasien.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembelajaran yang memadukan teori, demonstrasi, simulasi, dan praktik langsung. Dalam pelaksanaannya, UMPP menggandeng RS Telogorejo Semarang dengan menghadirkan instruktur praktisi, yaitu Rendy Priya Utama dan Eko Hadi P.
Materi workshop meliputi:
-
Prinsip penyiapan sediaan steril.
-
Penggunaan Laminar Air Flow (LAF) dan Biological Safety Cabinet (BSC).
-
Penentuan ketepatan dosis dalam pelayanan obat intravena.
-
Perhitungan Total Parenteral Nutrition (TPN) untuk pasien pediatri, geriatri, dan kondisi khusus.
-
Praktik pencampuran obat intravena, termasuk untuk kemoterapi.
Kegiatan ini diikuti oleh 61 peserta yang terdiri atas mahasiswa tingkat akhir Program Studi Sarjana Farmasi (yang diyudisium pada 28 Agustus 2026), mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, serta dosen Program Studi Sarjana Farmasi.
Siapkan Lulusan Unggul dan Berdaya Saing
PPSW 2026 diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pelayanan IV admixture, TPN, compounding, serta dispensing obat. Pembelajaran langsung bersama praktisi rumah sakit ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesiapan lulusan sebelum memasuki dunia kerja maupun melanjutkan ke jenjang profesi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata UMPP dalam mewujudkan lulusan yang unggul, adaptif, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Selain itu, penyelenggaraan PPSW 2026 memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan rumah sakit sebagai wahana pembelajaran praktik yang berkelanjutan. ***










