close
PendidikanTekno

Inovator Cilik dari Pekajangan: SD Muhammadiyah 3 Borong Medali di Ajang Robotik Jawa Tengah

template berita foto warta desa

PURWOKERTO, WARTA DESA. – Masa depan teknologi Indonesia tampak cerah di tangan para siswa SD Muhammadiyah 3 Pekajangan. Dalam ajang bergengsi International Youth Robot Competition (IYRC) Jawa Tengah yang digelar pada 4–5 Mei 2026, tim robotik sekolah ini sukses memukau juri dan membawa pulang sederet medali bergengsi.

Bertempat di SD Universitas Muhammadiyah Purwokerto, kompetisi ini menjadi panggung bagi para kreator muda untuk menunjukkan taringnya dalam dunia kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan robotika.

Dominasi di Tengah Persaingan Ketat

Tim yang digawangi oleh empat pendekar teknologi cilik—Melvin Addin Saputra, Jasmine Chayra Tatum, Salma Aisyah Albahrain, dan Khoiruz Zaadit Taqwa—tampil luar biasa tenang dan percaya diri. Melalui kombinasi logika yang tajam dan kerja sama tim yang solid, mereka berhasil menyabet:

  • Medali Emas pada kategori Creative Robot.

  • Medali Perak pada kategori Soccer Robot.

Prestasi ini membuktikan bahwa usia sekolah dasar bukanlah penghalang untuk menguasai teknologi modern yang kompleks seperti pemrograman AI.

Lebih dari Sekadar Menang

Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan. Selama dua hari penuh, para siswa tidak hanya bertanding, tetapi juga menjalani pelatihan intensif mengenai AI Robotic Coding. Mereka ditempa untuk memecahkan masalah secara kritis, merakit komponen dengan presisi, hingga menyusun algoritma yang menghidupkan mesin-mesin kecil mereka.

Kepala SD Muhammadiyah 3 Pekajangan, Umi Isrotu, S.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi para siswa. Beliau menekankan bahwa sekolah berkomitmen penuh untuk mencetak generasi “pencipta”, bukan sekadar “pengguna”.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta yang mampu berinovasi dan memberikan manfaat bagi masa depan,” tegas Umi Isrotu.

Menuju Generasi Emas Digital

Ajang IYRC ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di era digital harus adaptif. SD Muhammadiyah 3 Pekajangan kini semakin kokoh sebagai institusi yang mampu mencetak siswa kreatif dan inovatif yang siap menjawab tantangan zaman.

Semangat yang dibawa oleh Melvin dan kawan-kawan diharapkan dapat menular kepada seluruh siswa di Jawa Tengah untuk terus berani bermimpi dan berkarya di bidang teknologi. Selamat untuk Tim Robotik SD Muhammadiyah 3 Pekajangan! (.*.)

Terkait

[caption id="attachment_1326" align="alignnone" width="800"] Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

IPNU IPPNU Wonokerto bentengi diri dengan Densus Aswaja

PAC IPPNU Wonokerto menggelar kegiatan Densus Aswaja di Masjid Hidayatullah, desa Semut (15/10). Foto Wahidatul Maghfiroh/wartadesa Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : airobotiksd muhammadiyah 3 pekajangan