KARANGDADAP – Masjid Al-Hikmah Desa Pangkah, Kecamatan Karangdadap, terus membuktikan perannya bukan sekadar sebagai tempat ibadah ritual (mahdhah), melainkan juga sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui gelaran aksi donor darah yang berlangsung pada Sabtu (26/9/2026) malam.
Sejak pukul 19.30 WIB, pelataran masjid sudah dipadati warga yang antusias mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut. Aksi sosial ini menjadi wujud nyata pergeseran paradigma fungsi masjid agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat luas.
Koordinator kegiatan, Kuzaepah, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang untuk meningkatkan kepedulian kolektif warga sekaligus membantu menjaga ketahanan stok darah nasional di bawah Palang Merah Indonesia (PMI).
“Kami berupaya mengedukasi masyarakat untuk mempraktikkan akurasi beramal bil hal—yaitu altruisme manifestatif melalui kontribusi darah bagi keselamatan sesama,” ujar Kuzaepah.
Manfaat dan dampak positif kegiatan ini dirasakan langsung oleh para peserta. Muh. Hasyim, salah seorang pendonor, menekankan pentingnya solidaritas sosial melalui tindakan nyata.
“Tindakan ini ditujukan untuk membantu sesama secara langsung, mengingat kontribusi substansial dari setiap tetes darah memiliki nilai vital bagi keselamatan jiwa yang membutuhkan,” ungkap Hasyim.
Program pelayanan sosial berbasis komunitas ini telah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap dua bulan sekali, tepatnya pada malam Ahad di pekan terakhir. Sinergi antara Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dan Takmir Masjid Al-Hikmah Pangkah ini telah konsisten berjalan selama tiga tahun, sekaligus menjadi percontohan integrasi antara nilai keagamaan dan aksi kemanusiaan di tingkat lokal. (Ma’ruf Syifa)










