PEKALONGAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), H. Sofwan Sumadi, menegaskan bahwa setiap anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) wajib menjadikan Trilogi KOKAM sebagai marwah dan pedoman utama dalam menjalankan tugas pengabdian di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sofwan saat secara resmi menutup rangkaian Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR) KOKAM Kabupaten Pekalongan Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu (14/6/2026).
“Trilogi KOKAM—yakni Merawat Ukhuwah Islamiyah, Menjaga NKRI, dan Menggembirakan Kemanusiaan—harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap kepedulian sosial, semangat persatuan, serta kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat,” ujar Sofwan Sumadi dalam sambutannya.
Menjadi Teladan dan Pelopor Kemanusiaan
Lebih lanjut, Sofwan berpesan kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus agar tidak cepat berpuas diri. Ia meminta para kader baru untuk tidak berhenti belajar dan berlatih demi meningkatkan kapasitas diri, sehingga mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, tantangan zaman menuntut KOKAM untuk selalu adaptif dan tanggap. KOKAM diharapkan senantiasa hadir sebagai pelopor di berbagai lini krusial.
-
Gerakan kemanusiaan dan kebencanaan
-
Pengamanan kegiatan persyarikatan Muhammadiyah
-
Berbagai aktivitas sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat
Resmi Disumpah Melalui Penyematan Baret
Kegiatan Diklatsar yang berlangsung selama tiga hari (12–14 Juni 2026) ini ditutup secara simbolis dengan prosesi penyematan baret KOKAM kepada para peserta. Penyematan baret ini menandai selesainya pendidikan dasar sekaligus dimulainya babak baru pengabdian mereka sebagai kader formal.
Momentum ini dinilai sangat penting dalam melahirkan kader-kader muda Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan yang tangguh, disiplin, berintegritas, serta siap mengemban amanah persyarikatan, umat, bangsa, dan negara.
Dengan berakhirnya Diklatsar KOKAM 2026 ini, diharapkan para kader baru siap berkhidmat sepenuhnya, menjaga nama baik organisasi Muhammadiyah, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa.
(Kontributor: Gusnadi)










