close
Sosial Budaya

Banjir Pekalongan, Kokam instruksikan seluruh anggota membantu korban

kokam

Kajen, Wartadesa. – Komandan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pekalongan menginstruksikan seluruh anggotanya untuk terjun menangani bencana banjir yang sudah merendam permukiman warga lebih dari dua pekan terakhir.

“Kepada seluruh anggota KOKAM Kabupaten Pekalongan kami instruksikan untuk segera merapat ke POSKOR Muhammadiyah, dan selanjutnya mengikuti instruksi untuk membantu korban banjir. Baik itu untuk Evakuasi, Distribusi, Logistik, maupun untuk membantu di dapur umum,” ungkap Tajudin, Komandan BPO Kokam Kabupaten Pekalongan, di Dapur Umum Al Muqorrobin Sijambe Wonokerto, kemarin pagi (17/2)

Kondisi banjir di Kota Santri, hingga Kamis (18/02) belum juga surut,  khususnya di daerah Kecamamatan Wonokerto, Wiradesa, dan Tirto. Hal ini terjadi setelah sejak Ahad kemarin hujan kembali mengguyur Kabupaten Pekalongan dengan intensitas tinggi.

Akibatnya area banjir semakin meluas dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Bahkan untuk daerah yang sebelumnya sudah banjir, warga terdampak tersebut, harus diungsikan ke tempat yang aman, karena dinilai tidak layak untuk ditinggali.

Menurut Tajudin,  KOKAM Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pekalongan, sebagai salah satu elemen penanggulangan banjir yang tergabung dalam One Muhammadiyah One Response (OMOR), juga meningkatkan tingkat partisipasinya dalam penanggulangan banjir tersebut.

Instruksi agar seluruh anggota KOKAM terjun langsung ke wilayah banjir di Pekalongan disebabkan saat ini  relawan MDMC maupun KOKAM yang berasal dari daerah Wonokerto, Pencongan, praktis sudah kelelahan, dan harus mengevakuasi keluarga mereka sendiri, sehingga fokusnya teralihkan.

“Tenaga baru dan teman-teman KOKAM dari cabang lain untuk bisa menggantikan, sehingga pelayanan bantuan kepada korban banjir tetap bisa dilakukan. Hingga sekarang, kurang lebih sudah 40-an anggota KOKAM dari beberapa cabang di Kabupaten Pekalongan sudah merapat ke lokasi dan melaksanakan tugas yang diberikan oleh POSKOR.” Lanjut Tajudin.

Tajudin berharap agar KOKAM lebih intensif dalam menjalankan tugas kemanusian. “Semoga KOKAM bisa membantu dan memback up penuh kegiatan penanggulangan banjir ini. Untuk selanjutnya, demi keberlangsungan tugas-tugas tim penanggulangan banjir, yang mungkin masih akan berlangsung beberapa hari ke depan, akan kembali sesuai jadwal piket dan lebih intensif lagi,” pungkas Tajudin. (Bono)

Terkait
Kokam Pemuda Muhammadiyah Wuled bagi bantuan korban rob Karangjompo

Dua Kecamatan di Kota Pekalongan terendam rob Tirto, Wartadesa. - Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhahammadiyah (Kokam) Pemuda Muhammadiyah Cabang Wuled Read more

Ratusan Kokam Pemuda Muhamadiyah Kabupaten Pekalongan ikuti Diklatsar

Talun, Wartadesa. - Sedikitnya 111 peserta mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Komando kesiapsiagaan Angkatan Muda muhammadiyah (KOKAM) Kabupaten Pekalongan Read more

WarungMu gratis hari ini dibuka

Kajen, Wartadesa. - Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Pekalongan hari ini, Jum'at (26/02) akan membuka warung gratis untuk dhuafa, Read more

3.700 warga Kabupaten Pekalongan dan 2.351 warga Kota Pekalongan masih bertahan di pengungsian

Pekalongan, Wartadesa. - Sedikitnya 3.700 warga terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan dan 2.351 warga Kota Pekalongan masih bertahan di beberapa Read more

Tags : banjir pekalonganberita pekalongankokam