close
EkonomiPendidikan

Dukung Pemberdayaan Ekonomi Umat, UMPP Raih Penghargaan Kampus Ramah UMKM

IMG-20260712-WA0021

WARTADESA, PEKALONGAN, 12 Juli 2026 – Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) secara resmi menerima penghargaan sebagai Kampus Ramah UMKM dalam acara Kopdar Akbar SUMU (Serikat Usaha Muhammadiyah) Pekalongan Raya. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung di Kampus UMPP pada Ahad
(12/7) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen nyata universitas dalam mendukung pengembangan serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

​Penghargaan tersebut diserahkan oleh Khafid Sirotudin, selaku Ketua Lembaga Pengembang UMKM (LP-UMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah. Tokoh yang juga dikenal sebagai ekonom, penulis, dan aktivis Muhammadiyah ini selama ini aktif mendorong penguatan ekosistem UMKM Muhammadiyah lewat berbagai program kolaborasi ekonomi umat.

​Apresiasi tersebut diterima langsung oleh Tjahyono, selaku perwakilan dari Badan Pembina Harian (BPH) UMPP yang mewakili seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.

Sinergi Memperkuat Ekosistem Kewirausahaan

​Kegiatan Kopdar Akbar SUMU Pekalongan Raya ini diinisiasi oleh Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan. Selain menjadi ajang silaturahmi bagi para pelaku UMKM Muhammadiyah se-Pekalongan Raya, acara ini juga menghadirkan forum diskusi strategis bertema “Membangun Kolaborasi, Memperkuat Ekosistem UMKM Muhammadiyah”. Forum tersebut mengupas tuntas strategi penguatan jejaring usaha melalui sinergi tiga pilar utama:

  1. ​Pelaku UMKM
  2. ​Perguruan Tinggi
  3. ​Persyarikatan Muhammadiyah

​Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa perguruan tinggi memegang peran yang sangat strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan. Melalui skema pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pendampingan langsung, UMPP dinilai konsisten menghadirkan program kolaboratif yang mampu menaikkan kelas dan kapasitas para pelaku usaha lokal.

​”Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen UMPP dalam membangun sinergi multipihak—baik dengan UMKM, dunia usaha, pemerintah, maupun Persyarikatan Muhammadiyah. Sebagai tuan rumah, UMPP menegaskan perannya sebagai kampus yang inklusif, terbuka terhadap kolaborasi, dan adaptif terhadap inovasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.” Ungkap Tjahyono.

 

Harapan ke Depan

​Lewat capaian sebagai Kampus Ramah UMKM ini, diharapkan akan ada lebih banyak kerja sama strategis yang terjalin antara UMPP dan pelaku usaha di masa depan. Sinergi yang kuat diyakini mampu melahirkan berbagai inovasi baru, meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas, serta memberikan kontribusi yang masif bagi kemajuan ekonomi umat sekaligus pembangunan daerah Pekalongan Raya. ***

Terkait
Dosen FEB UMPP Lolos Inspiring Lecturer Program 2026, Siap Bawa Inovasi Pendidikan ke Kancah Nasional

Pekalongan, Warta Desa, Juni 2026 – Sebuah prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Musfirah Read more

PENJAS UMPP Laksanakan Visit Studi ke PENJAS UM Jember, Perkuat Kerja Sama Akademik dan Pengembangan Sport Tourism

Jember, Warta Desa, 12 Juni 2025 – Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) melaksanakan kegiatan Visit Studi Read more

Kisah Inspiratif Fikki Arifani: Mahasiswa Disabilitas UMPP Lulus Cumlaude 7 Semester Sambil Borong 14 Medali

PEKALONGAN – Ada pemandangan yang berbeda dan menyentuh hati di Aula Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) pada Rabu (10/6/2026). Saat Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : sumuumpp