close
pesantren tik
40 peseta IPNU-IPPNU Kab Pemalang mengikuti pesantren TIK, Sabtu-Senin (09-11/06) di Aula Gedung NU.

Pemalang, Wartadesa. – Puluhan santri dari IPNU-IPPNU Kabupaten pemalang mengikuti pesantren TIK yang digelar oleh Diskominfo sejak Sabtu sampai dengan Senin (09-11/06) di Aula Gedung NU Cabang Pemalang.

Materi pesantren TIK tersebut meliputi desain grafis, neo ghazwul fiktri via media, pengetahuan jurnalitik, video editing dengan aplikai mobile, teknik publikasi dan narasi media sosial, dengan narasumber Massol (Solikhin) dan Sarwo Edi.

Sekretaris Diskominfo, Ahmad Hidayat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya  kegiatan tersebut cukup membangun intelektual para santri khususnya dibidang teknologi informasi dan komunikasi.

“Kedepan mereka diharapkan bisa menjadi agen-agen perubahan dalam bidang komonikasi dan informasi. Pengguna media sosial saat ini berasal dari para usia produktif yang mayoritas hampir tidak bisa melakukan aktivitasnya tanpa bantuan internet.” Lanjut Hidayat.

Hidayat berpesan kepada 40 peserta pesantren TIK untuk  dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin sehingga nantinya para peserta dapat mengelola dan mengolah informasi dengan optimal. (Eva Abdullah)

 

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

PKS Kota Santri serahkan bantuan al-Quran

Kedungwuni, Waradesa. - Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan, Kamis (05/01) mendatangi komplek Ponpes Miftakhul Read more

Ratusan penjaga sekolah di Batang tuntut kesejahteraan

Batang, Wartadesa. - Kecilnya honor bagi penjaga sekolah di wilayah Batang, semetara tanggung jawab mereka yang besar, seperti harus bertanggung Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : pesantren TIK