PEKALONGAN, WARTADESA — Musim kemarau panjang kembali memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Pekalongan. Merespons kondisi darurat tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan segera menyalurkan bantuan dropping air bersih di RT 05 Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Pekalongan.
Sebanyak 5.000 liter air bersih yang disalurkan pada hari ini langsung disambut antusiasme luar biasa dari warga setempat.
Pengumuman di Musala, Warga Berebut Antre
Pemerintah desa sebelumnya telah mengumumkan kedatangan armada bantuan air bersih ini melalui pengeras suara di musala setempat, agar warga dapat segera mempersiapkan wadah penampungan.
Begitu truk tangki tiba dan parkir di halaman musala, lokasi langsung dipadati warga. Dengan gembira, warga—yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu—berbondong-bondong mengantre dengan tertib sembari membawa galon, ember, dan berbagai jenis jeriken untuk mendapatkan air bersih gratis tersebut.
Dipantau Langsung Pejabat Polres Pekalongan, Polsek, dan Koramil Wonopringgo
Guna memastikan distribusi air bersih berjalan lancar dan tepat sasaran, kegiatan dropping ini dipantau langsung oleh jajaran kepolisian dan TNI.
Hadir langsung di lokasi, perwakilan dari Polres Pekalongan yang memantau jalannya penyaluran bantuan. Turut mendampingi, Kapolsek Wonopringgo, Agung Suryanto, serta Danramil 06/Wonopringgo, Kapten Eko Listiyo. Kehadiran mereka memastikan situasi di lapangan tetap kondusif meski warga sangat bersemangat mengantre air.
Kehadiran aparat tersebut juga untuk membantu mengawasi tata cara pengambilan agar tidak terjadi gesekan antarwarga dan memastikan seluruh warga RT 05 yang membutuhkan mendapatkan giliran.
Bantuan air bersih ini sangat krusial bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, minum, dan MCK, mengingat sumur-sumur warga telah mengalami kekeringan total akibat kemarau panjang. (Redaksi)










