SRAGI, WARTADESA. — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sragi menggelar acara Konsolidasi Organisasi Muhammadiyah Cabang Sragi bertempat di SD ‘Aisyiyah Sragi pada Ahad (11/10/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Pleno PCM Sragi, perwakilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sragi, Kedungjaran, Bulakpelem, Sumubkidul, dan Tegalsuruh, serta perwakilan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sragi dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Sragi.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Sragi, Sugeng Dwiyanto, S.Pd., menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam tata kelola organisasi. Ia meminta agar seluruh PRM di lingkungan Muhammadiyah Sragi senantiasa tertib, baik dalam aspek keuangan maupun administrasi ketatausahaan.
Ketertiban Keuangan dan Tata Usaha Profesional
Menanggapi hal tersebut, Bendahara Muhammadiyah Kecamatan Sragi, Jarwanto, menekankan perlunya merapikan laporan keuangan secara menyeluruh. Ia menjelaskan teknis pencatatan keuangan agar semakin akuntabel.
“Buku Kas Umum (BKU) memang sudah dilengkapi bukti, dan bukti tersebut dapat dimasukkan pada kolom keterangan,” tutur Jarwanto.
Lebih lanjut, Jarwanto mengimbau agar dana infak masjid—baik dari pengajian Ahad pagi maupun shalat Jumat—dapat disimpan di Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Pekalongan Cabang Sragi. Selain itu, bagi ranting yang belum memiliki rekening SatuMu, diminta untuk segera membuatnya pada pengajian Ahad pagi, 18 Oktober 2026 mendatang, di mana pihak Bank Danamon akan hadir langsung melayani pembuatan rekening.
Aspek profesionalisme ketatausahaan juga menjadi sorotan. Pimpinan Harian Muhammadiyah Kecamatan Sragi, Slamet Basrun, menjelaskan bahwa administrasi yang tertib sangat vital untuk mendukung tugas pokok organisasi, mulai dari persuratan, keanggotaan, keuangan, hingga kehartabendaan.
“Semua harus dilaksanakan secara profesional dan ditegakkan dengan sungguh-sungguh agar Persyarikatan Muhammadiyah berjalan dengan baik,” tegas Slamet.
Persiapan Gebyar Milad Muhammadiyah ke-114 dan Isu Strategis
Konsolidasi ini turut membahas langkah strategis menyongsong Gebyar Milad Muhammadiyah ke-114 tingkat Kabupaten Pekalongan yang akan dipusatkan di SMK Muhammadiyah Karanganyar mulai 3 November 2026. PCM Sragi telah membagi penanggung jawab untuk berbagai cabang lomba, seperti tenis meja, sepak bola, dan film dokumenter.
Khusus lomba film dokumenter, PCM Sragi menargetkan untuk menyabet juara. Kalaupun belum berhasil, setidaknya cabang memiliki dokumenter khusus profil Muhammadiyah Sragi. Untuk mendukung kelancaran agenda tersebut, akomodasi kegiatan ditopang bersama oleh setiap ranting se-Kecamatan Sragi. Adapun pelaksanaan Gebyar Milad di tingkat kecamatan akan dipimpin oleh penanggung jawab dari Muhammadiyah Kelurahan Sragi bekerjasama dengan ‘Aisyiyah Ranting Sragi, yang juga bertugas menyiapkan penceramah untuk Pengajian Milad.
Pertemuan tersebut ditutup dengan pembahasan aset dan dinamika internal, mencakup pemanfaatan tanah wakaf Muhammadiyah di Tegalsuruh dan eks Koramil, serta perkembangan draf calon Pimpinan Muhammadiyah di lingkungan Sragi. (Slamet/Fredy)










