close
Tekno

Peertube kumpulkan dana 53 ribu euro melalui dana patungan

peertube@fredzone
Peertube. Foto: fredzone

Sebuah situs video yang dikenal dengan PeerTube mampu mengumpulkan pembiayaan dari publik melalui dana patugan (crowdfunding) sebanyak 53.100 euro. Total dana tersebut terkumpul selama 42 hari sejak dibukanya pendanaan patungan.

PeerTube ditujukan menjadi versi YouTube yang terdesentrasilasi. Dimana tiak ada otoritas yang lebih tinggi untuk mengelola, menyiarkan dan memoderasi konten yang ada. Semuanya diserahkan sepenuhnya kepada komunitas pengguna.

Dikutip dari slashdot, PeerTube ini akan diluncurkan pada Oktober mendatang.  Jaringan PeerTube dibuat secara “instance”, dimana akan ada satu atau lebih administrator.

Komunitas PeerTube dapat dengan leluasa menonton video tanpa mendaftar, tetapi untuk mengunggah video, pengguna harus memilih dari daftar contoh yang ada, atau mengunggah video buatan sendiri.

Hingga saat ini, sedikitnya sudah ada 141 contoh video, namun pengguna maupun anggota komunitas dapat memilih beragam komunitas yang telah bergabung. Total sudah ada 4 ribu orang yang bergabung dalam PeerTube dengan total 11 ribu video dan 330 ribu tayangan video.

Berbeda dengan YouTube, di PeerTube ini tidak ada iklan. Menurut Pouthion, Bagian Komunikasi PeerTube mengungkapkan bahwa platform ini tidak ditujukan untuk monetize (menghasilkan uang dari iklan), namun pihaknya menyediakan tombol “dukungan” bagi pengunjung yang akan berdonasi terhadap kontent (isi) yang ditontonnya.

Meski demikian, masih lanjut Pouthion, setiap pengguna dapat memasukkan kode “monetize” sendiri karena PeerTube merupakan opensource (sumber terbuka). Tidak sekarang, namun dimasa mendatang. Pungkas Pouthion. (sumber: Slahsdot)

Terkait
Walikota laporkan peretas akun media sosialnya

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Walikota Pekalongan, Moch. Saelany Machfudz akhirnya melaporkan peretas akun media sosialnya kepada pihak kepolisian, Rabu (10/01). Read more

Viral: Beredar broadcast percobaan penculikan di Pekalongan

Karangdadap, Wartadesa. -  Beredar broadcast pesan di media sosial WA maupun FB  (dugaan) kasus penculikan anak di Simbang Kulon Kecamatan Read more

Google akan sediakan konten agama untuk warga Pekalongan

Wiradesa, Wartadesa. - Google akan menyediakan konten agama Islam dalam sebuah aplikasi yang bisa diakses oleh warga Pekalongan dan masyarakat Read more

Puspindes-RTIK Pemalang wakili Indonesia diajang WSIS di Swiss

Pemalang, Wartadesa. - Program Pusat Pemberdayaan Informatika dan Perdesaan (Puspindes) yang dilaksanakan oleh Relawan TIK Pemalang lolos dalam anugerah Internasional World  Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : crowdfoundingdana patunganpeertubevideoyoutube