Warta Desa, Pekalongan, 9 Juli 2025 – Upaya perbaikan kebocoran aliran air milik PDAM Kota Pekalongan di Dukuh Sari, Desa Legokkalong, Kabupaten Pekalongan, hingga kini belum membuahkan hasil. Alih-alih memperbaiki, pekerjaan yang dilakukan justru menimbulkan masalah baru. Jalan raya di sekitar lokasi kini berlubang dan licin apabila terjadi hujan, sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Dony, salah satu warga yang rumahnya terdampak kebocoran tersebut, mengaku kecewa dengan kinerja petugas PDAM. Ia menuturkan, para pekerja sudah membongkar jalur pipa untuk mencari titik kebocoran, namun tidak menemukannya.
“Pekerja PDAM malah menuduh kebocoran itu disebabkan oleh pralon yang saya pasang untuk sambungan air ke rumah pribadi saya. Padahal sebelum saya memasang pralon, air dari pipa PDAM itu memang sudah bocor dan mengalir ke lahan ini, bahkan sebelum rumah saya dibangun,” ungkap Dony dengan nada kesal.
Ia juga menambahkan, air yang terus menggenang di depan rumah kini menjadi sarang nyamuk dan menimbulkan dampak kesehatan bagi keluarganya, terutama anak-anak kecil yang tinggal di rumah tersebut.
“Kami khawatir karena genangan air ini jadi tempat nyamuk berkembang biak. Anak-anak sering digigit nyamuk, dan kondisi jalan pun rawan menyebabkan orang jatuh,” katanya.
Dony berharap pihak PDAM Kota Pekalongan segera melakukan perbaikan menyeluruh secara profesional, menemukan titik kebocoran yang sebenarnya, dan memperbaiki jalan yang rusak akibat kebocoran tersebut demi keselamatan warga. (Rohadi)










