TANAH JAWA (WARTADESA). – Heboh. Di duga peninggalan jaman perang, Saut Marihot Pasaribu warga Dusun VIII Buntu Uluan – Saribu Laksa Desa Tangga Batu Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara menemukan bahan peledak di duga jenis mortir di belakang rumahnya, Selasa (13/04/2021) sekira pukul 14.00 WIB
Awalnya Saut tidak mengenal (tidak mengetahui-red) benda yang ditemukan berjarak sekira 6 meter dari belakang rumahnya itu sangat berbahaya,
“Saut sempat membiarkan dan mengabaikan mortir tersebut karena dia tidak tau itu benda apa”. Ujar Kapolsek Tanah Jawa KOMPOL Selamat kepada wartadesa, Kamis malam saat dihubungi via WhatsApp
Namun di duga khawatir, hari Kamis (15/04/2021), sekira pukul 11.00 WIB temuan bahan peledak diduga jenis mortir 60 diperkirakan berdiameter 4 cm, panjang kurang lebih 20 cm dilaporkan ke Pos Polisi Hatonduhan -Polsek Tanah Jawa.
Mendapat laporan dari warga terkait benda berbahaya tersebut, Kamis 15 April 2021 sekira pukul 11.00 WIB, atas perintah Kapolsekta Tanah Jawa, Kanit Intelkam AKP Masrianto bersama Kanit Binmas AKP H Rajagukguk beserta personil jajaran dan personil Koramil 10/Balimbingan SERDA T.A.P Napitupulu berangkat ke lokasi temuan guna mengamankan benda di duga mortir.
Di lokasi. Pihak Polsekta Tanah Jawa mengamankan dan menghimbau warga sekitar agar tidak mendekat ke bahan yang diduga mortir tersebut, menunggu dilakukan tindakan Disposal (peledakan pemusnahan) oleh petugas Penjinak Bahan Peledak (Jihandak), mengingat benda tersebut diperkirakan sangat berbahaya, walau secara kasat mata terlihat sudah berkarat
“Demi pengamanan, benda diduga mortir tersebut untuk sementara telah ditutupi dengan Droom (tong) agar jangan menjadi tontonan serta tidak disentuh oleh warga sekitar”. Ujar Selamat
Dalam kesempatan itu Pihak Polsekta Tanah Jawa menghimbau warga untuk tetap mematuhi Prokes 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Mengatur Jarak, Membatasi Mobilitas, Menjauhi Keramaian.) demi memutus mata rantai Virus Corona Covid 19. (wd-bay)










