close
Lingkungan

Cegah Kebakaran Hutan di Musim Kemarau, Tim Gabungan Gelar Patroli di Kandangserang

template berita foto warta desa(7)

WARTADESA, KANDANGSERANG — Memasuki musim kemarau, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Pekalongan terus ditingkatkan. Sebagai langkah antisipasi, tim patroli gabungan yang terdiri dari personel Perhutani, Polres Pekalongan, dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menggelar patroli pencegahan di sejumlah titik rawan di Kecamatan Kandangserang pada Selasa (11/8/2026).

Patroli intensif ini dilakukan dengan menyisir kawasan hutan di beberapa desa, di antaranya Desa Lambur dan Desa Kutorojo. Langkah nyata ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi lapangan sekaligus memetakan area yang berpotensi memicu kebakaran yang dapat meluas selama musim kering.

Sosialisasi dan Edukasi Warga

Tidak sekadar berkeliling melakukan pemantauan visual, tim gabungan juga memanfaatkan momentum ini untuk berdialog dan mengedukasi masyarakat setempat. Petugas secara humanis mengingatkan warga agar ekstra hati-hati dalam menggunakan api, terutama saat melakukan aktivitas sehari-hari seperti membakar sampah atau membuka lahan.

Selain itu, para pengendara dan warga yang beraktivitas di sekitar hutan diimbau keras untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Kondisi serasah dan ilalang yang mengering di musim kemarau sangat rentan terakar api. Percikan sekecil apa pun bisa dengan cepat memicu kebakaran hebat, terlebih jika dipicu oleh embusan angin yang kencang.

“Selain patroli, kegiatan ini juga kita gunakan untuk mengajak masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati saat menggunakan api, karena di musim seperti ini kebakaran rawan terjadi,” ungkap Mantri Perhutani, Rifki.

Butuh Sinergi Semua Pihak

Rifki menegaskan bahwa menjaga kelestarian dan keamanan hutan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Upaya pencegahan karhutla akan jauh lebih efektif jika didukung oleh kepedulian masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

Warga diharapkan segera melapor ke pihak berwenang atau kepala desa setempat jika melihat adanya kepulan asap, titik api, maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran hutan.

Dengan adanya patroli rutin yang dibarengi dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan potensi karhutla di wilayah Kandangserang dapat ditekan seminimal mungkin sehingga kawasan hutan tetap aman, lestari, dan terjaga. (Andi Purwandi)

Terkait
Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Nasib galian C Pododadi Karanganyar ditentukan Senin depan

Wiradesa, Wartadesa. - Paska unjuk rasa yang dilakukan oleh warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongam, Kamis (11/01) kemarin dan Read more

Laut pasang, Pantaisari terendam

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Kondisi laut pasang (rob) yang tinggi merendam jalan WR Supratman depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI/PPNP) hingga Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : hutanKandangserangkebakaran