DORO, PEKALONGAN, WARTADESA. – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Gladian Pimpinan Regu (DIANPINRU) pada Sabtu (22/8/2026). Berlokasi di halaman SD Muhammadiyah Wonosari, Kecamatan Doro, kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam membina keterampilan dan jiwa kepemimpinan para ketua regu.
Pelatihan ini menjadi fondasi penting bagi para pemimpin regu dalam mempersiapkan dan melatih anggotanya di kabilah (sekolah) masing-masing, guna menghadapi agenda besar Jambore Pengenal 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober mendatang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Kwarda HW Kabupaten Pekalongan, H. Satrio Budi Utomo, serta diikuti oleh perwakilan pimpinan regu dari 28 SD Muhammadiyah dan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) se-Kabupaten Pekalongan.
Pembekalan Intensif Menuju Suwawar Legok
Ketua Kwarda HW Kabupaten Pekalongan, H. Satrio Budi Utomo, menjelaskan bahwa DIANPINRU bertujuan untuk memperkuat kemampuan memimpin, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta memperkokoh kerja sama tim sejak dini.
“Alhamdulillah, Kwarda HW Kabupaten Pekalongan hari ini mengadakan kegiatan DIANPINRU bagi para pemimpin regu yang nantinya akan memimpin anggotanya pada Jambore Pengenal 2026. Para pemimpin regu ini digeladi dan dilatih terlebih dahulu agar mereka bisa melatih kembali anggotanya di kabilah masing-masing,” ujar Satrio.
Lebih lanjut, Satrio menyampaikan bahwa ajang Jambore Pengenal HW 2026 diperkirakan akan berlangsung sangat meriah dengan menghadirkan massa dalam jumlah besar.
“Insyaallah Jambore Pengenal akan dilaksanakan pada bulan Oktober di Lapangan Suwawar Legok, Gunung, Wonopringgo. Diprakirakan kegiatan tersebut akan dihadiri lebih dari 800 peserta dari berbagai kabilah,” tambahnya.
Melalui persiapan yang matang lewat DIANPINRU ini, Kwarda HW Kabupaten Pekalongan berharap seluruh rangkaian menuju Jambore Pengenal dapat berjalan lancar serta melahirkan generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berakhlakul karimah. (Isa Anshori)










