close
BencanaSosial Budaya

Ditinggal nggolek suket, rumah Sakim ludes dilalap api

ludes terbakar

Pemalang, Wartadesa. – Duka menimpa Sakim, warga  Dusun Grendi Rt 04/02 Desa Pakembaran, Kecamatan Warungpring, Pemalang. Pasalnya hanya ditinggal nggolek suket (mencari rumput)  dalam sekejap rumahnya telah hangus terbakar dilalap api. Kamis(13/09).

Kejadian berlangsung sekira pukul 15.30 WIB. Warga sekitar yang berusaha menolong tidak bisa berbuat banyak karena besarnya api dan bangunan yang semi permanen membuat api sulit untuk di padamkan.

“Api sempat menjalar ke tembok rumahnya mas Edi namun berhasil di padamkan dan tidak sampai membesar. Api baru padam selang 30 menit kemudian atau sekitar pukul 16.00 wib.” Tutur Ucup salah satu warga yang membantu.

Kapolsek Warungpring Iptu Heru Irawan mengatakan dari hasil penyelidikan diduga kebakaran terjadi karena konsleting listrik. Akibat kejadian tersebut korban ditaksir mengalami kerugian materil sekitar Rp 126 juta.

“Anggota Polsek Warungpring beserta Forpimka Kec. Warungpring dan masyarakat sekitar rencananya akan mengadakan bhakti sosial pada hari ini untuk membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan memberikan santunan guna meringankan beban korban, “ ujarKapolsek. (WD)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian