PEKAJANGAN, WARTA DESA – Spirit kemanusiaan terus menyala di dada para kader Nasyiatul Aisyiyah (NA). Kali ini, dua kader terbaik Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) di wilayah Kabupaten Pekalongan resmi dilepas untuk bertugas dalam misi kemanusiaan sebagai bagian dari Tim Kesehatan Respon Bencana Alam di Aceh dan Sumatera.
Kedua kader tersebut adalah Muflikha Rifkoh dari PCNA Pencongan dan Maulidiyah dari PCNA Siwalan. Keduanya bergabung dalam tim relawan medis yang diinisiasi oleh RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Misi Medis di Garis Depan
Sesuai dengan latar belakang keahlian mereka, Muflikha yang ahli di bidang farmasi dan Maulidiyah di bidang kebidanan akan memfokuskan pelayanan pada aspek kesehatan bagi para penyintas bencana banjir dan tanah longsor.
Kehadiran kader perempuan dalam tim ini dinilai sangat krusial, terutama dalam menangani:
-
Kebutuhan spesifik kesehatan ibu dan anak.
-
Pengelolaan dan distribusi obat-obatan di lokasi bencana.
-
Pemeriksaan kesehatan umum bagi pengungsi.
Bukti Ketangguhan Kader Perempuan
Keberangkatan mereka merupakan bukti nyata bahwa kader Nasyiatul Aisyiyah tidak hanya aktif dalam ranah organisasi, tetapi juga tangguh dan siap terjun ke medan bencana yang sulit demi membantu sesama.
Sinergi antara Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Kesehatan dengan organisasi otonom seperti NA ini mendapat apresiasi luas. Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan Muhammadiyah dalam merespons panggilan kemanusiaan di tingkat nasional secara kolaboratif.
Dengan perlengkapan standar keamanan relawan dan rompi khas MDMC, tim ini bertolak menuju titik-titik terdampak di Aceh dan beberapa wilayah Sumatera. Selain memberikan pertolongan medis pertama, mereka juga akan melakukan pendampingan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Selamat bertugas, Muflikha Rifkoh dan Maulidiyah. Semoga dedikasi dan pengabdian kalian menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat di Aceh dan Sumatera.***
Kontributor: Siti Zahroul M
Editor : Redaksi Warta Desa










