PEKALONGAN, WARTA DESA – Hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Pekalongan selama beberapa hari terakhir mengakibatkan Sungai Bremi meluap. Kondisi ini memicu banjir parah di sejumlah wilayah, terutama di Kelurahan Tirto, Sabtu (17/1/2026).
Hingga pukul 10.45 WIB, tercatat sekitar 170 warga telah mengevakuasi diri dan mengungsi di Masjid Al Karomah Tirto. Masjid ini menjadi salah satu titik pengungsian utama bagi warga Kampung Baru Tirto, di mana ketinggian air dilaporkan mencapai titik tertinggi hingga 100 sentimeter.
Kondisi Terkini dan Lokasi Terdampak
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan, Budi Suheryanto, menjelaskan bahwa kombinasi drainase yang penuh dan limpasan air Sungai Bremi membuat pemukiman warga terendam cukup dalam.
“Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan genangan di sejumlah ruas jalan dan permukiman. Kami mencatat ketinggian air bervariasi antara 10 cm hingga 1 meter,” ungkap Budi.
Selain di Masjid Al Karomah, warga juga tersebar di beberapa titik pengungsian lain seperti:
-
Aula Kecamatan Pekalongan Barat: 400 jiwa.
-
Mushola Al Ikhsan Sidomulyo: 80 jiwa.
-
Beberapa gedung sekolah dan mushola di wilayah Tirto serta Bendan.
Kebutuhan Mendesak Pengungsi
Warga yang berada di Masjid Al Karomah dan posko lainnya saat ini sangat membutuhkan bantuan logistik dan kesehatan. Berdasarkan pendataan tim di lapangan, kebutuhan yang paling mendesak meliputi:
-
Obat-obatan dan Perlengkapan Kesehatan: Salep kulit, minyak kayu putih, balsem.
-
Kebutuhan Bayi dan Lansia: Pampers anak dan dewasa.
-
Perlengkapan Tidur: Selimut dan alas tidur.
Peringatan Cuaca Ekstrem
BPBD menyebutkan bahwa cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh fenomena atmosfer global (La Nina lemah dan Monsun Asia) serta fase bulan baru. Kondisi ini diprediksi dapat meningkatkan potensi hujan lebat dan angin kencang hingga awal Februari 2026.
“Seluruh unsur TNI, Polri, dan relawan telah kami libatkan untuk memastikan keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar di pengungsian,” tambah Budi.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan. Jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing, warga diminta segera melapor ke posko siaga bencana terdekat.
Update Per 17 Januari 2026, 11:00 WIB: Tim medis mulai menyisir lokasi pengungsian di Masjid Al Karomah untuk mengecek kondisi kesehatan lansia dan balita. Logistik makanan siap saji dari dapur umum mulai didistribusikan secara bertahap. (Redaksi)










