KANDANGSERANG, WARTA DESA. – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pokok melalui program penyaluran subsidi pangan bagi masyarakat. Kegiatan yang berlokasi di Aula Kecamatan Kandangserang ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga setempat yang berbondong-bondong datang demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Program intervensi pasar ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jateng Agro Berdikari (JTAB).
Dalam komoditas yang disediakan, panitia mematok harga yang jauh di bawah pasaran. Beras medium dijual dengan harga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram, telur ayam ras dibanderol Rp23.000 per kilogram, bawang merah seharga Rp16.000 per setengah kilogram, dan gula pasir dipasarkan senilai Rp17.500 per kilogram.
Warga yang hadir terlihat memanfaatkan momentum ini dengan baik guna menyiasati fluktuasi harga pangan yang saat ini masih terjadi. Guna memastikan kelancaran transaksi dan mengurai antrean, panitia di lapangan turut mengimbau masyarakat untuk menyiapkan uang pas saat melakukan pembayaran.
Soroti Masalah Sosialisasi yang Belum Merata
Meski dinilai sangat membantu, pelaksanaan program ini bukan tanpa catatan. Sebagian masyarakat mengeluhkan minimnya penyebaran informasi terkait jadwal dan lokasi kegiatan. Sejumlah warga mengaku baru mengetahui adanya subsidi pangan secara mendadak karena informasi dinilai hanya berputar di grup-grup WhatsApp tertentu di tingkat kecamatan.
Akibat dari keterbatasan jalur komunikasi tersebut, warga di wilayah pinggiran—khususnya yang berada di Kecamatan Kandangserang bagian selatan—banyak yang tidak mendapatkan informasi secara merata dan kehilangan kesempatan.
Warga berharap, pada pelaksanaan program serupa di masa mendatang, pihak penyelenggara dapat memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke tingkat desa terpencil. Hal ini dinilai penting agar asas keadilan program dapat terpenuhi, sehingga seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati manfaat subsidi.
Secara keseluruhan, kegiatan penyaluran subsidi pangan ini diharapkan mampu menjadi bantalan ekonomi yang efektif bagi masyarakat, sekaligus menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Pekalongan, khususnya Kecamatan Kandangserang. (Andi Purwandi)










