close
Sosial Budaya

Kasus tergencet truk dam akhirnya dilaporkan ke Polisi

tergencet truk
ilustrasi

Kedungwuni, Wartadesa. – Setelah dua pekan berlalu, akhirnya kasus yang menimpa Purwadi (42), warga Dukuh Pejaten, Desa Tosaran yang mengalami kecelakaan hingga tubuhnya tergencet truk dam saat memberikan aba-aba, Sabtu (02/02) dilaporkan ke Mapolres Pekalongan, hari ini, Sabtu (16/02).

Kejadian bermula saat mobil truk dam Isuzu dengan Nopol  G 1954 DA yang dikemudikan oleh Amat Syarif  (51), warga Kelurahan Kradenan Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan yang sedang membawa pasir melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sekitar 20 Km/jam.

Saat melintas di jembatan, pengemudi truk memperlambat lajunya, kemudian Purwadi memberi aba aba di samping truk. Karena landasan jembatan tidak kuat menahan beban mobil truk maka jembatan tersebut ambrol dan roda kiri belakang truk terperosok.

Akibatnya mobil truk miring dan  tubuh Purwadi tergencet antara bak truk dam dengan pembatas jembatan yang terbuat dari batu bata.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada tulang pinggul dan lebam di perut, dan saat itu juga korban di bawa dan di rawat di RSI Pekajangan, Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. (WD)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : tergencet truktosaran