Kajen, Wartadesa. – Bakul (penjual) di Pasar Kajen, Kabupaten Pekalongan dimata warga baik dan jujur. Diungkapkan oleh Ana Sudiarsih dalam sebuah posting di grup media sosial Kabar Seputar Kajen, Sabtu (16/02).
Ana menceritakan kejadian yang menimpanya saat berbelanja di Pasar Kajen, Kamis (14/02) lalu. “Pengalaman tak terlupakan Kamis pagi jam 6, 14feb19 sy kepasar naik motor.. biasa nya bawa dompet receh eh ndelalah kesusu ambil dompet yg besar yg ada kartu2 penting dr SIM, STNK, KTP, ATM dll.” Tulisnya.
“Dan… Habis bayar sayuran, dompet sy selipkan dikotak bawah stang motor, jln sktr 15-20m mau beli kelapa eh dompet sdh ndak ada. Sy panik, tak tengok blkng ndak ada dompet jatuh, saya tanya bakul sayur yo ndak liat. Bakul kelapa sampe bilang untuk lapor polisi..” Lanjut Ana.
Ana sempat berfikir akan ribet bila mengurus laporan kehilangan ke pihak kepolisian. “Laporan ke polres — hrs bawa fotocopy surat2 yg hilang, ke bank Jateng mblokir ATM. Ke BRI ramai ndak jadi. Sdh terbayang ribetnya ngurus srt2…” Tulisnya.
Namun, berkat kebaikan hati para pedagang di Pasar Kajen, dompetnya yang hilang malah diantarkan ke rumahnya. “Sktr jam 10an ditelpon org rmh kalo ada yg nemukan dompet sy dipasar. Alhamdulillah ya Allah… Ternyata dompet jatuh dekat bakul buah, yg nemukan bakul es, trus dititipkan sama bakul buahnya, trus dibuka sama bakul chicken sebelahnya untuk dilihat petunjuk alamatnya, trus bakul kerupuk depane yg ke rmh sy tuk nyampekan kalo ada dompet jatuh. Dompet sy terima utuh tanpa kurang apapun.” Tulis Ana.
Ana pun berterima kasih kepada para pedagang yang baik hati dan jujur tersebut. Baginya beraktifitas di Pasar Kajen sudah ia lakoni sejak kecil, yakni membantu ibunya yang dulu berjualan di Pasar Kajen. Bahkan saudara-saudaranya juga banyak yang berjualan di pasar kebanggaan wong ngKalongan tersebut.
“Maturnuwun sanget kagem bakul buah, bakul chicken, bakul kerupuk, bakul es dan yg lainnya. Hanya Allah yg akan membalas kebaikan, kejujuran panjenengan. Semoga jualannya laris dan berkah amin..
Berkaca dr pengalaman sy, kalo mau belanja ato ke pasar bawa uang secukupnya. Bawa identitas yg diperlukan aja misal STNK dan SIM.. salam..” Ungkap Ana dalam postingannya. (WD)










