PEKALONGAN, WARTADESA. — Memasuki era digital yang bergerak cepat, dunia pendidikan dituntut untuk terus bertransformasi. Menjawab tantangan tersebut sekaligus memeriahkan Milad ke-114 Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan melalui Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) sukses menggelar ajang Lomba Inovasi Pembelajaran Guru.
Berlangsung meriah di SMK Muhammadiyah Karanganyar pada Selasa hingga Rabu, 3–4 November 2026, kegiatan ini mengusung tema inspiratif: “Mewujudkan Pembelajaran Kreatif, Efektif dan Menyenangkan di Era Digital”.
Lebih dari Sekadar Teknologi Canggih
Penanggung Jawab Lomba, M. Aji Suryo, menegaskan bahwa inovasi yang dilombakan tidak melulu soal penggunaan gawai atau teknologi rumit. Ajang ini justru merangkul kreativitas yang luas—mulai dari pemanfaatan lingkungan sekitar, kearifan lokal, media peraga sederhana, metode pembelajaran baru, hingga asesmen inovatif yang solutif terhadap permasalahan di kelas.
“Lomba ini terbuka bagi seluruh guru aktif di satuan pendidikan Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan. Setiap sekolah atau madrasah diwakili oleh satu orang guru yang membawa karya atau best practice orisinal dan telah terbukti diimplementasikan di kelas,” ujar Aji Suryo di sela-sela kegiatan.
Rangkaian kegiatan ini telah melewati proses seleksi yang ketat. Pendaftaran dan pengumpulan naskah dimulai pada 21 Oktober 2026, dilanjutkan dengan penilaian serta verifikasi berkas pada 27–28 Oktober 2026. Puncaknya, tiga finalis terbaik dari masing-masing jenjang diundang untuk mempresentasikan karya sekaligus menjalani sesi wawancara di hadapan dewan juri.
Ajang Unjuk Gigi Pendidik Kreatif
Para finalis tampil memukau dengan memaparkan karya inovatif yang interaktif dan aplikatif. Berdasarkan hasil keputusan dewan juri, berikut adalah deretan guru terbaik dari berbagai jenjang pendidikan:
-
Kategori SD/MI:
-
Luluk Mas’udah (SD Muhammadiyah 4 Pekajangan)
-
Masfuah Fitri (SD Muhammadiyah Tangkil Tengah)
-
Yogi Fardianto (SD Muhammadiyah Kajen)
-
-
Kategori SMP/MTs:
-
Agieska Rara Pramagda (SMP Muhammadiyah Bligo)
-
Galih Kusuma Wardhani (SMP Muhammadiyah Wiradesa)
-
Anna Roosiana Devi (SMP Muhammadiyah Pekajangan)
-
-
Kategori SMA/SMK/MA:
-
Annisatu Rohmah (SMK Muhammadiyah Karanganyar)
-
Fasikha Al Izhar (SMK Muhammadiyah Bligo)
-
Novia Kusuma Dewi (SMA Muhammadiyah 2 Pekajangan)
-
Sesi presentasi dan wawancara untuk kategori SD/MI serta SMP/MTs sukses digelar pada hari pertama, sementara kategori SMA/SMK/MA dilangsungkan pada hari kedua, Rabu (4/11).
Menyalakan Semangat Berkemajuan
Koordinator Bidang Pendidikan PDM Kabupaten Pekalongan, Mardi Raharjo, mengungkapkan apresiasi mendalam atas terselenggaranya acara ini. Ia berharap semangat berkemajuan terus menjadi nafas utama dalam momentum Milad ke-114 Muhammadiyah yang dapat langsung dirasakan di ruang-ruang kelas.
“Semoga para finalis ini mampu menjadi teladan dan inspirasi bagi guru-guru lainnya dalam melahirkan generasi bangsa yang unggul dan berkarakter,” tutur Mardi Raharjo penuh harap.
Lebih lanjut, ia berharap ajang ini menjadi batu loncatan bagi Muhammadiyah untuk memetakan dan mengumpulkan best practice (praktik baik) yang bisa direplikasi oleh pendidik lain, demi membangun kultur inovasi yang berkelanjutan di seluruh sekolah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan. ***










