DORO, WARTADESA — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan menggelar rapat konsolidasi di Aula Masjid Hj. Mutimah Dahlan, Doro, Minggu (13/9/2026). Pertemuan marathon yang berlangsung pukul 08.00–15.00 WIB ini menghimpun seluruh pengurus dari 17 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Pekalongan.
Selain dihadiri Ketua PDM Kabupaten Pekalongan H. Mulyono Kastari, jajaran pengurus badan pelaksana, dan perwakilan organisasi otonom, acara ini turut dihadiri tokoh lokal Doro seperti H. Harun Bajuri dan Hasan Basri. Tamu khusus sekaligus pewakaf masjid, H. Amat Sumantono (Pak H. Nano), juga tampak hadir di tengah rombongan.
Dalam pengarahannya, Ketua PDM Kabupaten Pekalongan H. Mulyono Kastari menekankan pentingnya peran pengurus cabang di tingkat akar rumput.
”Hakekat Muhammadiyah ada pada para Ketua Cabang. Sebab, merekalah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Mulyono.
Bahas Program Strategis dan Inovasi Pendidikan
Agenda konsolidasi berfokus pada pembahasan program SatuMu serta penyelarasan tata cara dan protokoler kegiatan di lingkungan Perserikatan Muhammadiyah. Masing-masing PCM juga menyampaikan laporan perkembangan program kerja di daerahnya.
Di sela rapat, perwakilan PCM Pekajangan memperkenalkan inovasi pendidikan terbaru, yaitu:
- Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk pendidikan inklusif.
- Sekolah Alam “Mata Angin” dengan konsep pembelajaran di ruang terbuka.
Sementara itu, Ketua PCM Doro menegaskan komitmennya untuk memberdayakan potensi ekonomi lokal melalui modernisasi pertanian.
”Kami ingin mengangkat harkat para petani duren dan kopi agar dapat bertani dengan cara yang lebih modern. Sebab, daerah kami merupakan sentra penghasil duren dan kopi,” ungkapnya.
Suasana Hangat dan Akrab
Konsolidasi berlangsung santai namun produktif. Kehangatan acara makin terasa saat beberapa peserta melontarkan gurauan terkait keramahan tuan rumah dan sajian kuliner khas Doro.
”Kami sangat senang mengikuti pertemuan di sini. Materinya bermanfaat, suasananya pun menyenangkan. Kalau boleh, kegiatan PDM selanjutnya tetap diadakan di Doro saja — makanannya melimpah, apalagi ada durennya!” seloroh salah satu peserta yang disambut gelak tawa ruangan.
Kegiatan konsolidasi ditutup secara tertib usai pelaksanaan shalat Ashar berjamaah dan sesi foto bersama. (Isa Anshori)










