close
Sosial Budaya

Konsolidasi di Doro, PDM Kabupaten Pekalongan Dorong Penguatan Cabang dan Inovasi Sekolah Alam

berita web_20260914_161106_0000

DORO, WARTADESA — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan menggelar rapat konsolidasi di Aula Masjid Hj. Mutimah Dahlan, Doro, Minggu (13/9/2026). Pertemuan marathon yang berlangsung pukul 08.00–15.00 WIB ini menghimpun seluruh pengurus dari 17 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Pekalongan.

​Selain dihadiri Ketua PDM Kabupaten Pekalongan H. Mulyono Kastari, jajaran pengurus badan pelaksana, dan perwakilan organisasi otonom, acara ini turut dihadiri tokoh lokal Doro seperti H. Harun Bajuri dan Hasan Basri. Tamu khusus sekaligus pewakaf masjid, H. Amat Sumantono (Pak H. Nano), juga tampak hadir di tengah rombongan.

​Dalam pengarahannya, Ketua PDM Kabupaten Pekalongan H. Mulyono Kastari menekankan pentingnya peran pengurus cabang di tingkat akar rumput.

​”Hakekat Muhammadiyah ada pada para Ketua Cabang. Sebab, merekalah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Mulyono.

 

​Bahas Program Strategis dan Inovasi Pendidikan

​Agenda konsolidasi berfokus pada pembahasan program SatuMu serta penyelarasan tata cara dan protokoler kegiatan di lingkungan Perserikatan Muhammadiyah. Masing-masing PCM juga menyampaikan laporan perkembangan program kerja di daerahnya.

​Di sela rapat, perwakilan PCM Pekajangan memperkenalkan inovasi pendidikan terbaru, yaitu:

  • Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk pendidikan inklusif.
  • Sekolah Alam “Mata Angin” dengan konsep pembelajaran di ruang terbuka.

​Sementara itu, Ketua PCM Doro menegaskan komitmennya untuk memberdayakan potensi ekonomi lokal melalui modernisasi pertanian.

​”Kami ingin mengangkat harkat para petani duren dan kopi agar dapat bertani dengan cara yang lebih modern. Sebab, daerah kami merupakan sentra penghasil duren dan kopi,” ungkapnya.

 

​Suasana Hangat dan Akrab

​Konsolidasi berlangsung santai namun produktif. Kehangatan acara makin terasa saat beberapa peserta melontarkan gurauan terkait keramahan tuan rumah dan sajian kuliner khas Doro.

​”Kami sangat senang mengikuti pertemuan di sini. Materinya bermanfaat, suasananya pun menyenangkan. Kalau boleh, kegiatan PDM selanjutnya tetap diadakan di Doro saja — makanannya melimpah, apalagi ada durennya!” seloroh salah satu peserta yang disambut gelak tawa ruangan.

​Kegiatan konsolidasi ditutup secara tertib usai pelaksanaan shalat Ashar berjamaah dan sesi foto bersama. (Isa Anshori)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : konsolidasiMuhammadiyahpdm pekalongan