close
Opini

Optimalisasi Peran Aisyiyah dalam Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Teknologi pada Era Digital

penulis

Oleh: Dr. Cholisa Rosanti, M.Si

Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam memajukan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia. Dalam era teknologi yang berkembang pesat, Aisyiyah dituntut untuk melakukan inovasi kurikulum agar mampu menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Perkembangan digital yang demikian cepat membawa tantangan sekaligus peluang bagi pendidikan anak usia dini, terutama dalam proses pembelajaran yang menuntut kreativitas, adaptasi, dan pemanfaatan teknologi secara bijak.

Dalam konteks pengembangan kurikulum, Aisyiyah memiliki keunggulan karena menekankan integrasi nilai-nilai Islam dalam seluruh proses pembelajaran. Kurikulum PAUD Aisyiyah dirancang tidak hanya untuk mengembangkan aspek kognitif, motorik, dan bahasa, tetapi juga pembentukan akhlak sejak dini. Pada era teknologi, integrasi nilai Islam menjadi pedoman penting agar anak tidak hanya berinteraksi dengan teknologi secara mekanis, tetapi tetap memahami batasan etika, adab, dan moral yang sesuai ajaran Islam.

Aisyiyah telah menerapkan berbagai inovasi yang relevan dengan perkembangan teknologi, seperti penggunaan media pembelajaran digital, aplikasi literasi dini, serta penyediaan pelatihan guru terkait literasi digital. Guru-guru PAUD Aisyiyah dibekali kemampuan untuk memanfaatkan teknologi bukan sebagai pengganti interaksi manusia, tetapi sebagai alat bantu untuk memperkaya proses pembelajaran. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pendidikan Islam yang menekankan keseimbangan antara perkembangan akal, jiwa, dan perilaku.

Selain itu, Aisyiyah melakukan penguatan kerja sama dengan berbagai lembaga berbasis teknologi untuk memperluas akses materi digital yang aman dan ramah anak. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Aisyiyah juga menekankan keterlibatan orang tua dalam mengawasi penggunaan teknologi di rumah, sehingga kesinambungan pendidikan antara sekolah dan keluarga dapat terjaga.

Dengan berbagai upaya tersebut, Aisyiyah berhasil menempatkan diri sebagai pelopor pendidikan anak usia dini yang adaptif, religius, dan responsif terhadap tantangan zaman. Pengembangan kurikulum berbasis teknologi yang terarah dan berlandaskan nilai-nilai Islam menjadi kunci untuk membangun generasi emas yang berkarakter dan siap menghadapi masa depan.

Referensi

  1. Aisyiyah. (2020). Pedoman Kurikulum PAUD Aisyiyah. Pimpinan Pusat Aisyiyah.
  2. Kemendikbud RI. (2022). Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Teknologi. Jakarta.
  3. Nuryanto, A. (2021). “Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran PAUD.” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 145–160.
  4. PP Muhammadiyah. (2019). Pendidikan Holistik dalam Perspektif Islam.
  5. UNESCO. (2023). Early Childhood Digital Learning Framework. Paris: UNESCO Publishing.
  6. Suyadi. (2020). Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Era Digital. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

 

 

 

Penulis adalah: Dosen AIK Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Terkait
Pelatihan dasar tingkatkan kompetensi guru PAUD

Kajen, Warta Desa - Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Pekalongan diberi pelatihan selama tujuh hari.  Pelatihan yang berorientasi pada teknis Read more

Longsor hantam PAUD Angrek Wulan Curugmuncar Petungkriyono

Petungrkiyono, Wartadesa. - Hujan deras yang terjadi di Desa Curugmuncar Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan sejak Ahad siang (26/2) menjebabkan talud Read more

Tiga ribu warga Muhammadiyah dan Aisyiyah padati rumah pohon Widuri

Pemalang, Wartadesa. - Lebih dari tiga ribu warga Muhammadiyah dan Aisyiyan Kabupaten Pemalang menghadiri acara pengajian silaturahim dalam rangka memperingati Read more

Guru PAUD merasa dilecehkan oleh Oknum Pengawasnya

Bojong, Wartadesa. - Etika  dalam berbicara sudah barang tentu sangat penting , jika asal bicara bisa jadi menyingung perasaan yang Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : AisyiyahPAUD