KAJEN, WARTADESA — Suasana haru dan bahagia menyelimuti Aula Haji Ipung di Jalan Lapangan Nasional, Kajen, pada Sabtu (13/6/2026). TK Aisyiyah Gandarum sukses menggelar acara pentas seni sekaligus pelepasan peserta didik tahun ajaran 2025/2026. Agenda tahunan ini menjadi momentum emosional bagi pihak sekolah dan orang tua saat melepas anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Acara ini dihadiri oleh jajaran guru, pengurus yayasan, seluruh wali murid, serta 43 peserta didik. Uniknya, kelancaran acara ini merupakan kolaborasi apik dari seluruh siswa, yang terdiri atas 25 peserta didik kelompok B (yang akan lulus) dan 18 siswa kelompok A yang turut andil memeriahkan acara.
Unjuk Kreativitas di Panggung Pentas Seni
Panggung acara bergetar oleh kreativitas dan kelucuan anak-anak melalui berbagai penampilan pentas seni. Para siswa dengan percaya diri menampilkan bakat mereka lewat berbagai tarian dan senam, di antaranya:
- Tari Barong
- Tari Kun Anta
- Tari Kicau Mania
- Tari Kelinci
- Senam Pinguin
- Tari India
- Senam Jangan Tunggu Lama-Lama
Aksi menggemaskan para ordo anak usia dini ini sukses mengundang gelak tawa sekaligus decak kagum dari seluruh penonton yang hadir.
Pesan Mendalam dari Kepala Sekolah
Kepala Sekolah TK Aisyiyah Gandarum, Siti Solichah, mengungkapkan rasa bangga sekaligus berat hati saat harus melepas 25 anak didik kelompok B untuk melanjutkan ke Sekolah Dasar (SD). Dalam sambutannya, beliau menitipkan pesan mendalam kepada para orang tua.
”Saya berharap ini bukan sekadar pelepasan, tapi semoga bisa diambil hikmahnya untuk bekal ke depan. Kami dengan berat hati melepas anak didik kami, dan kami berpesan kepada orang tua untuk selalu membimbing dan mendampingi anak-anak. Kami berharap meskipun kami sudah tidak bersama di sekolah, silaturahmi tetap terjaga,” tutur Siti Solichah.
Apresiasi dan Terima Kasih dari Wali Murid
Nostalgia masa-masa belajar di sekolah memicu rasa haru dari perwakilan wali murid. Ibu Ninggar, ibunda dari ananda Dira, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi dan kesabaran para guru selama ini.
”Kami tidak bisa memberikan hadiah yang mewah, tapi semoga semua jerih payah Bu Guru menjadi amal jariyah. Kami juga mohon maaf jika ada tingkah polah anak yang kurang berkenan selama belajar di TK Gandarum,” ucap Ibu Ninggar. Ia juga berharap agar sekolah terus mengevaluasi diri agar semakin maju di masa depan.
Acara yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan prosesi salaman. Air mata haru dari para guru dan orang tua pun tumpah, mengiringi langkah anak-anak menuju masa depan dan jenjang pendidikan yang baru. (Rasono)










